Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Ilustrasi tengkorak/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL--Kepolisian Bantul membeberkan kronologi penemuan mayat dalam posisi bertapa di Pantai Parangkusumo, Bantul.
Penemuan mayat dalam posisi duduk bertapa terkubur pasir di Pantai Parangkusumo, Bantul menggemparkan warga, Selasa (21/9/2021) pagi.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga yang sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya tidak jauh dari lokasi.
Anggota Polsek Kretek, Iptu Sumanta menuturkan, saat ditemukan mayat laki-laki tersebut awalnya hanya terlihat bagian kepala sampai leher.
“Awalnya warga hanya menemukan kepalanya saja, namun setelah dilakukan penggalian juga ditemukan tulang kerangkanya,” katanya.
Petugas yang mendapat laporan ihwal penemuan mayat bertapa kemudian meluncur ke lokasi. Petugas lalu mengevakuasinya dengan menggali pasir.
BACA JUGA: Kasus Covid di DIY Melandai, Rumah Sakit Mulai Geser Bed
Saat itu diketahui mayat ini menggunakan celana training warna biru dongker kombinasi merah dan mengenakan kaus merah.
Mayat ini diperkirakan dalam kondisi duduk bersila mengenakan sarung hitam. Polisi belum bisa memastikan apakah korban memang melakukan ritual tapa pendem (bertapa ditimbun pasir) atau sengaja dibunuh dengan ditimbun pasir hingga terlihat kepalanya saja.
Hanya lokasi sekitar penemuan memang kerap dipakai untuk melakukan ritual. Namun, seandaianya ada yang ritual biasanya ada orang lain yang ikut menjaga dan membantu menguburkan badannya.
“Kami tidak tahu itu (ritual), kalau lokasinya memang kerap untuk ritual,” katanya.
Dokter Puskesmas Kretek, dr Herry Eka Saputra memperkirakan korban sudah meninggal lebih dari satu bulan. Mereka belum bisa memastikan jenis kelamin korban. Saat ditemukan kondisinya tinggal kerangka dan tulang belulang. “Kemungkinan sudah sebulan meninggal, karena kerangkanya tinggal tulang,” katanya.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Kronologi Penemuan Mayat Bertapa di Pantai Parangkusumo Bantul"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.