Advertisement

Dinas Pariwisata Luruskan Kabar Hoaks Pembukaan 35 Destinasi Wisata

Abdul Hamied Razak
Jum'at, 24 September 2021 - 07:57 WIB
Sunartono
Dinas Pariwisata Luruskan Kabar Hoaks Pembukaan 35 Destinasi Wisata Tangkapan layar kabar yang menyebutkan 35 destinasi wisata di DIY Jateng sudah beroperasi. - Ist.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Baru-baru ini beredar kabar di media sosial terkait 35 destinasi wisata di wilayah DIY dan sekitarnya yang sudah beroperasi. Dinas Pariwisata pun meluruskan kabar bohong tersebut.

Sejumlah akun media sosial menyebarkan kabar 35 destinasi wisata di Jogja-Magelang sudah beroperasi sejak 22 September lalu. Sebanyak 27 destinasi berada di wilayah DIY dan delapan lainnya di wilayah Jawa Tengah.

Selain destinasi wisata yang sudah mendapatkan izin untuk beroperasi, seperti Tebing Breksi, Hutan Pinus, Candi Prambanan, Ratu Boko dan GL Zoo, ditambahkan sejumlah destinasi yang juga dibuka. Seperti Jeep Lavatour Merapi, The Lost Wordl Castle, Mini Zoo dan sejumlah destinasi lainnya di DIY.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA : Uji Coba Pembukaan Wisata, Warga Dapat Mengais Rezeki 

Menanggapi kabar tersebut, Kepala Dispar Sleman Suparmono menegaskan jika informasi yang menyebutkan puluhan destinasi wisata di DIY sudah beroperasi itu bohong (hoaks). Dia menyebut, untuk wilayah Sleman baru tiga destinasi wisata yang baru mendapatkan izin untuk diujicobakan.

"Baru tiga objek wisata di Sleman yang mendapatkan izin dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tebing Breksi, Merapi Park dan Ratu Boko. Lainnya belum," kata Suparmono, Kamis (23/9/2021).

Untuk Tebing Breksi, lanjutnya, sudah diujicoba sejak pekan lalu dan Merapi Park ujicoba baru digelar Kamis pekan ini dan Ratu Boko, uji coba baru akan dilakukan pada Jumat (24/9). "Jadi kalau ada informasi di luar tiga destinasi tersebut, saya pastikan itu informasi hoaks," terangnya.

Dispar, lanjut dia, sudah meminta agar destinasi lainnya untuk menahan diri dan tidak beroperasi lebih dulu sebelum mendapatkan izin. Untuk pengawasan di lapangan, katanya, akan dilakukan oleh Satgas. Dia berharap agar pelaku wisata bersabar karena objek wisata akan dibuka secara bertahap.

"Jadi tetap kami pantau. Kalau ada yang beroperasi sebelum mendapatkan izin, kami ingatkan. Kami berharap agar semua bisa bersabar," katanya.

Advertisement

BACA JUGA : Wisata di Sleman Mulai Bergeliat

Hal senada disampaikan Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo. Ia menyatakan jika di DIY baru tujuh destinasi wisata yang mendapatkan izin dari Kemenparekraf untuk diujicoba. Tiga destinasi baru diujicoba beroperasi pekan lalu meliputi Hutan Pinus Sari Mangunan, GLZoo dan Tebing Breksi.

Sementara empat destinasi wisata lainnya, sedang dilakukan ujicoba. Seperti Merapi Park, Candi Ratu  Boko di Sleman dan Seribu Batu serta Hutan Pinus Pengger di Bantul. "Kami terus lakukan penataan dan siapkan seiring penurunan level PPKM. Kami berharap untuk destinasi lainnya bersabar. Tunggu sampai izin dari Kemenparekraf turun," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PBB Tak Akui Klaim Kemenangan Rusia Atas Referendum di 4 Wilayah Ukraina

News
| Rabu, 28 September 2022, 23:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement