Ganjil Genap Tetap Diterapkan di Objek Wisata Hutan Pinus Mangunan

Komunitas Jip Wisata Mangunan saat parkir di kawasan wisata Pinus Pengger di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Rabu (4/7/2018). - Harian Jogja/David Kurniawan
24 September 2021 18:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul tetap menerapkan kebijakan ganjil genap untuk tiga objek wisata percontohan di Seribu Batu, Pinus Sari, dan Hutan Pinus Pengger di kawasan Hutan Pinus Mangunan pada akhir pekan ini.

Selain menerapkan ganjil genap, penyekatan diberlakukan di beberapa titik di sepanjang jalan menuju objek wisata pantai di Bantul.

BACA JUGA: Sugeng Rahayu Tabrak Pantat Truk Kontainer di Kulonprogo, 2 Tewas

Kepala Seksi Obyek Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Alexander Joko Wintolo, mengatakan saat ini ada tiga objek wisata percontohan di kawasan Mangunan yakni Seribu Batu, Pinus Sari, dan Hutan Pinus Pengger yang telah dibuka.

Pemberlakukan ganjil genap terhadap kendaraan ke tiga objek wisata tersebut akan dilakukan terpusat dan digelar sejak Jumat (24/9/2021) hingga Minggu (26/9/2021).

“Pemeriksaan ganjil genap dilakukan di pintu masuk ke Seribu Batu. Karena itu kan satu rangkaian jalan ke Pinus Sari dan Pinus Pengger, jadi lebih efektif. Hari ini diberlakukan genap, besok ganjil dan besoknya genap,” kata Joko Wintolo, Jumat (24/9/2021).

Joko memastikan tidak ada kendala penerapan aplikasi PeduliLindungi di dua objek wisata percontohan, yakni Seribu Batu dan Pinus Pengger. Jeduanya tidak ada masalah dengan sinyal. Hal ini berbeda dengan Pinus Sari yang sampai saat ini masih terkendala dalam sinyal provider.

“Kalau Seribu Batu lokasinya kan sebelum Pinus Sari, sinyal di sana justru bagus. Sudah ada pemasangan barcode PeduliLindungi juga, jadi tidak ada kendala soal penerapan aplikasi tersebut. Begitu juga dengan Pinus Pengger, di sana tidak ada kendala sinyal,” tandasnya.

BACA JUGA: Matahari Tutup 13 Gerai Tahun Ini, Termasuk di Jogja

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Aris Suharyanta menyatakan selain membantu Dispar Bantul dalam penerapan pemberlakuan ganjil genap di objek wisata percontohan, jawatannya juga menerapkan penyekatan kendaraan yang akan menuju objek wisata pantai di Selatan Bantul.

“Penyekatan tetap akan dilakukan bersama dengan Polres Bantul dan Satpol PP. Ada tiga pos yang kami siapkan yakni di Pasar Angkruksari, selatan Jembatan Kretek dan satu lagi di arah ke Sriharjo. Untuk semua personel yang kami terjunkan ada 24 personel untuk beberapa sif,” ucap Aris.