Pembebasan Lahan Tol Jogja-YIA Dimulai Awal 2022

Corporate Communication PT Jogjasolo Margo Makmur Ahmad Izzi (kanan) saat mengikuti acara Talkshow online yang diselenggarakan oleh Harian Jogja bekerja sama dengan Pemkab Kulonprogo pada Selasa (28/9/2021)-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
28 September 2021 21:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pembebasan lahan tol Jogja sampai dengan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo ditargetkan dimulai pada awal 2022. 

Saat ini, progres pembangunan tol dari Jogja sampai dengan YIA baru berada di tahap penerbitan izin penetapan lokasi (IPL) dari Pemda DIY.

Corporate Communication PT Jogjasolo Margo Makmur Ahmad Izzi mengatakan lembaganya tengah fokus menyiapkan izin lingkungan terkait dengan pembangunan jalur tol Jogja sampai dengan Bandara YIA di Kulonprogo. 

"Jika sejumlah izin tadi sudah diperoleh, kami ingin segera mulai tahap pembebasan lahan sesuai dengan target kami yakni di awal 2022. Saat pembebasan lahan berjalan nantinya diiringi dengan tahap pembangunan. Itu rencana kerja kami," kata Izzi dalam acara talkshow yang digelar Harian Jogja bekerja sama dengan Pemkab Kulonprogo pada Selasa (28/9/2021).

BACA JUGA: Jangan Diam, Ini Cara Mengatasi Stres Saat Bekerja

Jalur tol Jogja sampai dengan Bandara YIA di Kulonprogo yang mempunyai panjang sekitar 30 kilometer juga rencananya memiliki tiga entry maupun exit. Rencananya, tiga wilayah akan menjadi titik entry exit. Mulai dari wilayah kapanewon Sentolo, Wates, dan Bandara YIA.

"Di sana akan ada simpang susun. Penentuan titik melalui kaidah-kaidah teknis yang harus terpenuhi. Jika memang harus melewati permukiman padat ya harus dilakukan. Namun, sebisa mungkin kita menghindari wilayah permukiman padat penduduk," terang Izzi.

Pembangunan tol di wilayah Jogja sampai dengan Bandara YIA di Kulonprogo ditargetkan rampung pada 2024 mendatang. PT Jogjasolo Margo Makmur sebagai badan usaha jalan tol (BUJT) membagi tiga seksi pembangunan tol Solo-Jogja-Bandara YIA.

"Jalur tol tersebut sepanjang 97 kilometer tersebut menjadi tiga seksi. Seksi pertama dari Solo sampai dengan Purwomartani, Kalasan, Sleman. Seksi kedua Purwomartani sampai dengan junction Sleman. Kemudian, seksi tiga dari Wates sampai dengan Bandara YIA," ujar Izzi. 

Sementara itu, Kepala Bappeda Kulonprogo Triyono mengatakan tiga entry exit tol di wilayah Kulonprogo mempunyai latar belakang tersendiri. Entry exit tol di wilayah Kulonprogo pertama di Sentolo harapannya mampu menggerakkan kawasan industri.

Sedangkan, entry exit kedua yakni di Wates harapannya mampu menggerakkan roda perekonomian di pusat kota Wates. Kemudian, entry exit tol di Bandara YIA yakni bertujuan agar masyarakat mampu mengakses YIA dengan mudah.

"Secara resmi sosialisasi terkait dengan pembangunan jalan tol akan kami laksanakan setelah izin penetapan lokasi (IPL) terbit. Masyarakat sudah sangat terbuka ya terkait dengan informasi pembangunan jalan tol. Secara tidak langsung, masyarakat sudah tersosialisasi," terang Izzi.