Hadapi Musim Hujan, Bupati Sleman Minta Drainase Dipantau
Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta petugas meningkatkan kesiapsiagaan drainase, irigasi, dan infrastruktur air menghadapi musim hujan.
Vaksinasi pedagang Pasar Bantul pada Rabu (9/6/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul telah memberikan arahan tugas sensus vaksinasi by name by address kepada para Panewu. Dalam sepekan, kapanewon diharapkan telah menghimpun data riil di lapangan terkait warganya yang telah maupun belum menjalani vaksinasi.
Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis menyampaikan untuk mencapai target 100 persen vaksinasi diperlukan data by name by address capaian vaksinasi. Dari situ diketahui warga mana saja yang belum divaksin dan apa penyebabnya.
"Jadi kan kita tetap menargetkan 100 persen penerima vaksin terselesaikan di akhir tahun ini, harapannya. Kemudian hari ini kita capainnya 67 persen, kita kan tinggal sedikit lah, sehingga untuk mengetahui by name by address terhadap warga yang belum divaksin," terang Helmi pada Kamis (30/9/2021).
Arahan yang telah diberikan kepada panewu pekan ini dan diharapkan dapat segera berkoordinasi dengan Lurah maupun ketua RT setempat. "Kemarin siang kita sudah mengundang seluruh Pamewu untuk melakukan itu [sensus]," tandasnya.
Helmi menegaskan bila sensus ini merupakan upaya untuk menyisir semua warga Bantul nantinya bisa tervaksin. Dalam sepekan para panewu diharapkan telah menghimpun data vaksinasi para warganya. "Mudah-mudahan pak Panewu sudah koordinasi dengan Lurah. Jadi Rabu besok kita beri waktu sepekan kepada panewu untuk dapat melakukan penghimpunan data dari lurah-lurah. Hari Rabu datang akan kita himpun," imbuhnya.
Baca juga: Ratusan Sekolah di Bantul Sudah Uji Coba Belajar Tatap Muka
Setelah penghimpunan data rampung, Pemkab Bantul akan melihat wilayah mana saja yang masih banyak warganya belum melalukan vaksinasi. "Kita akan menyasar di situ. Kalau perlu kita akan melalukan mobile vaksin, artinya pelaksanaannya tidak lagi tersentra di Kecamatan atau Desa, tapi mungkin di Padukuhan yang banyak warga belum divaksin," terangnya.
Terkait kemungkinan vaksin door to door kepada warga yang enggan divaksin, Helmi belum berpikir sampai ke sana. Saat ini fokusnya pada mengumpulkan data by name by adsress warga yang belum divaksin untuk dasar penentuan strategi percepatan vaksinasi.
"Kita belum berpikir sampai ke situ. Sekarang yang penting didata terlebih dahulu siapa yang belum divaksin, jumlahnya berapa. Itu nanti akan jadi kebijakan pemkab untuk melakukan percepatan vaksin minimal dosis pertama Desember ini bisa 100 persen dari target," pungkasnya.
Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho menyebutkan bila skema sensus dapat membantu pihaknya mengetahui data kewilayahan capaian vaksinasi. "Jadi nanti dari sisi kewilayahan juga dapat. Misalnya kalurahan ini punya berapa Padukuhan, punya berapa RT. Dari RT itu berapa orang yang sudah benar divaksin dan belum divaksin," terangnya.
"Keuntungannya adalah kita bisa tahu orang yang benar-benar berdomisili di situ, kan kadang kalau cuma by NIK tidak hanya yang berdomisili di situ. Bisa saja NIK Bantul tapi domisli Sleman," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta petugas meningkatkan kesiapsiagaan drainase, irigasi, dan infrastruktur air menghadapi musim hujan.
Lebih dari 200 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara di tambang emas Sudan dekat perbatasan Mesir. Pemerintah memerintahkan penyelidikan.
Tiga rudal Houthi dilaporkan mengarah ke Riyadh dan Khamis Mushait. Arab Saudi menyatakan seluruh rudal berhasil dicegat.
KPK mengirim surat panggilan ulang kepada Nusron Wahid sebagai saksi dugaan korupsi di ATR/BPN, terkait suap pengurusan sertifikat tanah di Bogor.
Prabowo menyiapkan Rp2 miliar untuk pengeboran 200 titik air dan mengirim 200 pompa guna menangani karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting.
Forum Komunikasi Omah Jaga Warga DIY 2026 memperkuat sinergi pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketenteraman serta ketertiban mela