Ratusan Sekolah di Bantul Sudah Uji Coba Belajar Tatap Muka

Ilustrasi. - Freepik
30 September 2021 19:07 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak 190 sekolah baik tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bantul sudah mulai menjalani uji coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Meski demikian, sampai saat ini belum ada keputusan dari Pemkab Bantul untuk pelaksanaan PTMT.

"Untuk pelaksanaan PTMT kan harus mengacu kebijakan dari provinsi. Yang ada saat ini baru sebatas uji coba PTMT. Itu pun belum semua sekolah menggelarnya," kata Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/9/2021).

Menurut Joko, sampai Kamis (30/9) baru ada 190 sekolah yang menjalani uji coba sejak pekan lalu. Dari jumlah tersebut, 37 SMP, sedangkan sisanya SD. Setelah mulai menggelar uji coba, Pemkab akan melakukan assesment bersama tim pengawas sekolah untuk menentukan apakah sekolah layak menggelar PTM.

BACA JUGA: Denny Sumargo Laporkan Mantan Manajernya ke Polisi karena Bawa Kabur Rp739 Juta

"Ini kami lakukan untuk mencegah muncul klaster baru saat PTM berlangsung," sambungnya.

Joko memastikan sekolah yang melakukan uji coba wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Selain itu, menerapkan kapasitas 50% untuk setiap kelasnya. Sekolah juga hanya menggelar uji coba dua kali sepekan dengan durasi pertemuan 2 jam saja.

"Dan, pelaksanaannya semua juga diawasi dan dilaporkan. Karena kami tidak ingin nantinya sekolah yang tidak layak menggelar PTM bisa menggelar PTM," tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Isdarmoko menyatakan belum bisa memastikan kapan PTM digelar. Sebab, vaksinasi untuk pelajar baru menyasar usia 12 tahun ke atas, dan ada permintaan dari Gubernur DIY agar sekolah yang menggelar PTM minimal 80% warga sekolah tervaksin.

"Jadi ya belum ada PTM untuk SD sederajat maupun PAUD," katanya.