Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Ilustrasi/Antara-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mengklaim pembelajaran tatap muka di sekolah berjalan lancar. Meski demikian, sekolah diminta terus melakukan evaluasi serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikpora Gunungkidul, Ali Ridlo mengatakan belajar tatap muka di sekolah sudah terlaksana sejak 13 September lalu. Hingga sekarang tidak ada masalah, meski ada penularan virus Corona di SD Negeri Panggang 1.
“Hanya di sekolah itu yang ada penularan, yang lain masih aman dan mudah-mudahan tidak terjadi penularan,” kata Ali kepada wartawan, Jumat (1/10/2021).
Pembelajaran tatap muka terbatas berlangsung di 56 SMP swasta dan 61 sekolah negeri serta 409 SD, baik negeri maupun swasta. “Berdasarkan laporan dari kepala sekolah, tidak ada sekolah yang ditutup terkecuali di SD Negeri Panggang 1. Wali murid pun juga senang dengan pelaksanaan pembelajaran di sekolah,” ungkap Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip ini.
Meski berjalan dengan lancar, Ali meminta kepada sekolah untuk terus mengevaluasi pembelajaran. Selain itu, dia juga mengingatkan agar protokol kesehatan terus dijalankan guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona di lingkungan sekolah.
“Evaluasi harian terus dilakukan, khususnya terkait dengan penerapan protokol kesehatan. Kalau memang ada sekolah terpapar, untuk sementara pembelajaran tatap muka dapat dihentikan sementara waktu,” ujarnya.
Ketua PGRI Gunungkidul Tijan mendukung pelaksanaan pembelajaran di sekolah karena pembelajaran daring tidak optimal dan berpengaruh terhadap kualitas pendidikan.
Meski demikian, ia juga mengingatkan terkait dengan potensi penularan virus Corona di lingkungan sekolah. Oleh karenanya, Tijan meminta protokol kesehatan benar-benar diterapkan agar penularan bisa dicegah.
“Sudah ada aturan terkait dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Itu harus dipatuhi dan dilaksanakan. Contohnya, kapasitas ada pembatasan hingga jaga jarak agar tidak terjadi kerumunan antarsiswa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
BRICS menyerukan penyelesaian damai konflik dunia, menolak pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza, dan soroti risiko nuklir.
Hari keenam pencarian delapan orang yang hilang di Selat Sunda diperluas hingga 6.010 NM² dengan dukungan unsur laut, udara, dan darat.
Basarnas mencari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya ke Banjarmasin dengan 243 orang.
Sinopsis Fall 2: Deadpoint mengikuti Jax dan Luce yang terjebak di ketinggian ekstrem Gunung Kwan setelah longsoran batu.
AI Content Fest 2026 membawa 10 karya kreator Indonesia ke layar lebar sekaligus memberi ruang bagi kreator mengeksplorasi teknologi AI.