Indonesia Borong 2 Emas di WCS Guiyang, Raharjati-Rajiah Juara
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Litto/Little Tokyo-Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Beredarnya undangan deklarasi dukungan tokoh masyarakat dan warga Kalurahan Muntuk terhadap Little Tokyo Resort dan Resto, Minggu (3/10/2021) malam ditanggapi warga Muntuk, Dlingo, Bantul.
“Jadi Sabtu malam itu ada undangan ke Litto. Warga Gunung Cilik yang diundang. Warga yang datang disodori dua kertas untuk absensi. Sekilas tidak ada terlihat kalau ternyata satunya berisi dukungan ke Litto sehingga warga yang tak cermat ada yang mengisi kertas dukungan itu,” kata warga Gunung Cilik sekaligus Ketua Pokdarwis Muntuk, Gandi Saputra, Senin (4/10/2021).
BACA JUGA: Kemenhub Ingin Rombak Terminal Giwangan, Ada Hotel hingga Area Olahraga
Setelah itu, Gandi mengatakan Minggu (3/10/2021) muncul undangan deklarasi dukungan tokoh masyarakat dan Kalurahan Muntuk kepada Litto yang mencatut nama Lurah Muntuk, Kapolsek, Danramil dan Panewu Dlingo dengan kops surat Litto.
"Jadi ada semacam jebakan," ucap dia.
Kapolsek Dlingo AKP Abdul Jalil mengatakan tidak tahu menahu. Padahal dalam undangan yang telah tersebar luas, tertulis turut menyaksikan Kapolsek Dlingo.
“Enggak ada pemberitahuan," katanya.
BACA JUGA: Sleman Usulkan Penambahan Uji Coba Objek Wisata
Lurah Muntuk Marsudi "Comer" mengaku telah mengetahui adanya surat undangan deklarasi sejak Minggu (3/10/2021) malam. Saat itu Marsudi telah menghubungi manajemen Litto dan meminta agar undangan dalam bentuk PDF itu direvisi. Muntuk belum memberikan dukungan kepada Litto, karena belum mengantongi izin dari Pemkab Bantul.
"Manajemen mengaku siap meralat udangan tersebut. Jadi bukan deklarasi namun koordinasi antara Pemerintah Kalurahan Muntuk dengan Litto," kata Marsudi.
Sementara GM Litto, Agus Setiawan membenarkan adanya pertemuan antara owner Litto dengan Pemkal Muntuk terkait dengan penyampaian draf poin kerjasama kedua belah pihak. "Jadi bukan deklarasi dukungan," ucap Wawan-panggilan akrab Agus Setiawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
DKP DIY menggelar Gita Laut 2026 di Pantai Congot untuk menjaga sumber daya pesisir dan melibatkan generasi muda dalam sektor kelautan.
Warga Wirobrajan didorong mengolah sampah plastik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Bank Sampah Wira Peni kini memiliki 90 anggota.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Jusuf Kalla mendorong operasi aparat diiringi pendekatan persuasif dan damai.