Beredar Surat Dukungan untuk Litto, Warga Muntuk Merasa Dijebak

Litto - Little Tokyo/Instagram
04 Oktober 2021 17:47 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Beredarnya undangan deklarasi dukungan tokoh masyarakat dan warga Kalurahan Muntuk terhadap Little Tokyo Resort dan Resto, Minggu (3/10/2021) malam ditanggapi warga Muntuk, Dlingo, Bantul.

“Jadi Sabtu malam itu ada undangan ke Litto. Warga Gunung Cilik yang diundang. Warga yang datang disodori dua kertas untuk absensi. Sekilas tidak ada terlihat kalau ternyata satunya berisi dukungan ke Litto sehingga warga yang tak cermat ada yang mengisi kertas dukungan itu,” kata warga Gunung Cilik sekaligus  Ketua Pokdarwis Muntuk, Gandi Saputra, Senin (4/10/2021).

BACA JUGA: Kemenhub Ingin Rombak Terminal Giwangan, Ada Hotel hingga Area Olahraga

Setelah itu, Gandi mengatakan Minggu (3/10/2021) muncul undangan deklarasi dukungan tokoh masyarakat dan Kalurahan Muntuk kepada Litto yang mencatut nama Lurah Muntuk, Kapolsek, Danramil dan Panewu Dlingo dengan kops surat Litto.

"Jadi ada semacam jebakan," ucap dia.

Kapolsek Dlingo AKP Abdul Jalil mengatakan  tidak tahu menahu. Padahal dalam undangan yang telah tersebar luas, tertulis turut menyaksikan Kapolsek Dlingo.

“Enggak ada pemberitahuan," katanya.

BACA JUGA: Sleman Usulkan Penambahan Uji Coba Objek Wisata

Lurah Muntuk Marsudi "Comer" mengaku telah mengetahui adanya surat undangan deklarasi sejak Minggu (3/10/2021) malam. Saat itu Marsudi telah menghubungi manajemen Litto dan meminta agar undangan dalam bentuk PDF itu direvisi. Muntuk belum memberikan dukungan kepada Litto, karena belum mengantongi izin dari Pemkab Bantul.

"Manajemen mengaku siap meralat udangan tersebut. Jadi bukan deklarasi namun koordinasi antara Pemerintah Kalurahan Muntuk dengan Litto," kata Marsudi.

Sementara GM Litto, Agus Setiawan membenarkan adanya pertemuan antara owner Litto dengan Pemkal Muntuk terkait dengan penyampaian draf poin kerjasama kedua belah pihak. "Jadi bukan deklarasi dukungan," ucap Wawan-panggilan akrab Agus Setiawan.