WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Taman Wisata Tebing Breksi, Sabtu (18/9/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Tiga objek wisata di Sleman yakni Tebing Breksi, Ratu Boko, dan Merapi Park, sudah dibuka dalam fase uji coba. Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman kembali mengajukan penambahan uji coba beberapa objek wisata lainnya.
Kepala Dispar Sleman, Suparmono, telah berkoordinasi dengan Pemda DIY untuk pengajuan penambahan uji coba objek wisata. Meski demikian, ia belum bisa menyebutkan mana saja objek wisata yang diusulkan.
BACA JUGA: PPKM Diperpanjang atau Tidak? Simak Kondisi Covid-19 Nasional Dahulu!
"Kami sudah usulkan lewat Dispar DIY. Sudah kami usulkan. Nanti kalau disetujui baru saya kasih tahu. Pengusulan sudah sejak Minggu [3/10/2021]," ujarnya, Senin (4/10/2021).
Pengusulan tersebut, kata dia, berdasarkan pada kesiapan objek wisata masing-masing. Sejumlah kriteria yang harus dipenuhi diantaranya adalah sertifikasi Clean, Health, Safety Environment (CHSE) dan kesiapan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.
Selain itu, objek wisata yang diusulkan memiliki risiko kecil terhadap penularan Covid-19, yakni luar ruangan dan bukan wisata air. "Kami usulkan tetap yang outdoor dan bukan wisata air," katanya.
Berdasarkan data Dispar Sleman, per 4 Oktober di Sleman saat ini sudah ada setidaknya 15 objek wisata yang telah tersertifikasi CHSE. Sementara, 140 hotel, rumah makan, penginapan dan lainnya, sudah mengantongi sertifikat CHSE.
BACA JUGA: Pemerintah Diingatkan Agar Tidak Terburu-buru Menetapkan Status Endemi Covid-19
Ia mengakui ada beberapa objek wisata telah mendahului buka meski belum diinstruksikan. Namun menurutnya beberapa objek wisata tersebut memiliki rumah makan dan yang dibuka hanya rumah makannya. "Yang penting kalau mereka tetap jaga protokol kesehatan dan tidak berkerumun banget tidak apa-apa," ungkapnya.
Sementara di tiga objek wisata yang telah dibuka belum terlalu ramai lantaran masih banyak pengunjung yang ditolak masuk karena tidak memenuhi syarat khususnya membawa anak-anak di bawah 12 tahun.
"Breksi sekitar 400 pengunjung, Ratu Boko maksimal 200-an, Merapi Park sekitar 150," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Jelang Muktamar NU ke-35, Majlis Musyawarah Taswirul Afkar membahas arah NU 100 tahun ke depan dan penguatan kemandirian jamiyah.
Polsek Semin mengingatkan bahaya pembakaran lahan saat musim kemarau karena dapat memicu kebakaran dan mengganggu habitat monyet di Gunungkidul.
Libur sekolah membawa lebih dari 200 ribu wisatawan ke Bantul. PAD dari retribusi wisata mencapai Rp2,76 miliar dan okupansi hotel naik menjadi 70 persen.
Hasto Wardoyo meminta MPLS di Kota Jogja menjadi ruang menghilangkan kecemasan siswa baru, bukan ajang bullying maupun perpeloncoan.
Bregada Jaga Malioboro Jadi Daya Tarik Wisata, Pengunjung Antusias Berfoto dan Bertanya Seputar Budaya Jogja