Antisipasi Wisatawan Membludak, Pemkot Jogja Aktifkan Posko Gumaton

Wisatawan mengantre di Gate Zonasi Malioboro untuk cek suhu dan kode QR pada Minggu (27/12/2020). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
15 Oktober 2021 17:57 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Kota Jogja akan mengaktifkan posko Tugu Malioboro Keraton (Gumaton) sebagai antisipasi melonjaknya wisatawan di masa akhir pekan dan libur panjang Maulid Nabi pekan depan. Posko yang melibatkan petugas dari unsur TNI, Polri, dan Pemkot Jogja ini nantinya akan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di kawasan sumbu filosofis.

Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan, akhir pekan dan libur Maulid Nabi disinyalir bakal membuat kawasan Kota Jogja padat oleh wisatawan. Untuk itu, pihaknya mengingatkan agar pelaksanaan protokol kesehatan tidak kendur di lapangan. "Memang ini yang kita antisipasi dan semoga tidak terjadi arus wisatawan yang banyak. Posko Gumaton nanti akan kita aktifkan," kata Heroe, Jumat (15/10/2021).

Heroe menambahkan, selama belum ada penambahan objek wisata yang beroperasional di wilayah setempat pengawasan dan pengendalian wisatawan masih berlaku sama seperti yang selama ini dilakukan oleh petugas. Bus pariwisata belum diperbolehkan masuk ke Kota Jogja dan bagi wisatawan yang masuk harus mengantongi sertifikat vaksin. Selain itu penyekatan di area wisata yang belum dibuka juga masih diberlakukan.

BACA JUGA: Mahasiswa Korban Smackdown Polisi Dikabarkan Memburuk

"Kalau destinasi wisata Jogja belum ada tambahan, antisipasinya tetap seperti kemarin artinya akses yang dibuka masih di sekitar GL Zoo saja dan lainnya masih ditutup. Kita juga akan lakukan sweeping acak dan mengaktifkan posko Gumaton untuk mengkondisikan kenyamanan dan prokes," ujarnya.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Jogja, Ricardo Putro Mukti Wibowo mengatakan, personel akan tetap melakukan pengawasan seperti biasa di masa akhir pekan dan libur Maulid Nabi nanti. Selain area-area wisata, fasilitas publik dan kawasan Malioboro akan menjadi perhatian untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan.

"Kita sesuai dengan yang kemarin untuk pemantauan. Model kita tetap patroli," ujarnya.