Polisi Endus Kejanggalan Atas Temuan Mayat Mularti

Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
26 Oktober 2021 14:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Polres Bantul masih menunggu hasil otopsi jenazah Mularti,warga Gesikan IV RT07, Wijirejo, Pandak, Bantul yang ditemukan di muara sungai Opak Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek,Senin (25/10) siang.

Selain menunggu hasil otopsi, saat ini petugas juga telah membentuk tim gabungan untuk menyelidiki penyebab kematian perempuan berusia 56 tahun tersebut.

"Hasilnya belum keluar. Karena otopsi baru digelar kemarin. Setelah diotopsi, jenazah kemudian dibawa oleh keluarga dan dimakamkan semalam," kata pelaksana harian KBO Satreskrim Polres Bantul Iptu Wahyu Tri di Polres Bantul, Selasa (26/10/2021).

Karena belum ada hasil, maka Wahyu mengaku belum bisa menyebutkan penyebab dari kematian Mularti yang diduga tidak wajar. Meski demikian, saat ini Polres Bantul telah membentuk tim gabungan, baik dari petugas Polres Bantul maupun Polsek Kretek.

"Tim ini sedang bekerja dan masih melakukan penyelidikan," lanjutnya.

Sementara Kapolsek Kretek AKP Yosephine Iswantari juga mengungkapkan jika saat ini pihaknya masih menunggu hasil otopsi.

"Tadi malam setelah otopsi sekira pukul 23.30 WIB, jenazah sudah di serahkan dari RS Bhayangkara ke pihak keluarga. Dan, sudah dimakamkan malam itu juga," ucap Yosephine.

Lebih lanjut Yosephine mengungkapkan, penemuan mayat Mularti berawal dari aksi Marijan, nelayan Pantai Depok yang hendak mencari sampah berupa busa atau gabus untuk pelampung  jaring di sekitar suwangan pantai Depok. Saat itu, Marijan melihat di duga orang yang sudah meninggal berada di bawah pohon Cemara di rerimbunan pohon  pandan.

Kemudian Marijan  memberitahukan ke nelayan lain dan melaporkan informasi tersebut  kepada personel  piket gabungan SAR Pantai Parangtriris yang sedang melaksanakan patroli di Pantai Depok. Personel SAR Pantai Parangtritis kemudian membantu evakuasi dan melaporkan hal tersebut ke Polsek Kretek. Mendengar laporan, personel Polsek Kretek bersama dengan tim inavis Polres Bantul langsung menuju ke lokasi kejadian.

"Karena ada luka dibagian muka, sementara mayat kami bawa ke RS Bhayangkara untuk diketahui penyebabnya," ucap Kapolsek.