56.000 Peserta BPJS Diaktifkan Lagi, Pemkab Gunungkidul Tambah Anggaran
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Gunungkidul bakal mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerintah DIY. Bantuan diberikan dengan nominal Rp27-35 juta untuk mendukung percepatan pengembangan daya tarik wisata.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, bantuan keuangan untuk pokdarwis merupakan program dari Pemerintah DIY. Meski demikian, hingga sekarang bantuan belum disalurkan karena proyeksi baru dilaksanakan di awal November. “Masih pengusulan karena pencarian akan dilaksanakan di awal bulan depan,” katanya, Jumat (29/10/2021).
Dia berharap kepada seluruh pokdarwis di Gunungkidul bisa mengajukan bantuan ke Pemerintah DIY. Pasalnya, bantuan dapat digunakan untuk pengembangan destinasi wisata yang selama ini dikelola. “Mudah-mudah semua pokdarwis bisa mendapatkan. Untuk detail bantuan ini bisa bertanya ke bidang Industri dan Kelembagaan,” katanya.
BACA JUGA: Terlibat Kasus Asusila & Telantarkan Keluarga, 13 Anggota Polisi Dipecat
Kepala Bidang Industri dan Kelembagaan, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Eli Martono mengatakan, program bantuan keuangan bisa diakses melalui jalur pengajuan proposal. Program ini tidak hanya bisa digunakan menopang hidup geliat wisata pada masa pandemi, tetapi juga untuk memulai berusaha atau pengembangan destinasi wisata.
Dia menjelaskan, untuk bantuan yang diberikan nominalnya bervariasi mulai Rp27 juta sampai dengan Rp35 juta per pokdarwis. Program ini juga telah disosialisasikan kepada 70 pokdarwis di Gunungkidul.
“Tidak ada kuotanya sehingga kami berharap seluruh pokdaris dapat mengakses bantuan ini,” katanya.
Terpisah, Ketua Pokdarwis Kampung Emas Plumbungan, Putat, Patuk Andri Purwanto menyambut baik adanya peluang bantuan hibah kepada pelaku wisata. Dia pun akan mengajukan bantuan untuk pengembangan destinasi yang sudah ada.
“Harapannya bisa menjadi sarana dalam upaya pemulihan ekonomi karena dampak dari pandemi corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku Perubahan Kecil Dampaknya Besar untuk mendorong budaya membaca dan perubahan positif di masyarakat.
Guruh Soekarnoputra wafat pada usia 73 tahun. Ruth Sahanaya, Memes, Anne Avantie hingga Rizman Gumilang mengenang sang maestro.
Gagal bayar pinjol memiliki sejumlah risiko, mulai dari penagihan, denda, riwayat kredit hingga persoalan wanprestasi. Ini langkah menghadapinya.
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
LLDikti V Jogja memperkuat integritas dan anti gratifikasi sebagai bagian dari target Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2026.