Suahasil Gantikan Purbaya, Ekonom UAJY Soroti Fiskal Daerah
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Jumanah menjemur batu bata di Jambidan, Banguntapan, Minggu (31/10/2021)./ Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Pandemi Covid-19 membuat pembangunan fisik jauh berkurang. Dampaknya dirasakan oleh para perajin batu bata di Kalurahan Jambidan, Banguntapan, yang kesulitan menjual hasil produksinya.
Salah satu perajin batu bata, Jumanah, mengaku dampak pandemi cukup terasa dalam penjualan batu bata. Dia menuturkan kini kesulitan menjual batu bata siap pakai.
“Kalau sebelum pandemi bisa laku 1.000 batu bata per bulan, kini tidak bisa," tuturnya, Minggu (31/10/2021).
Menurutnya, dalam sebulan dia belum tentu bisa menjual hasil produksinya. "Kadang sebulan tak laku sama sekali," katanya.
Lantaran permintaan terus berkurang, Jumanah mengaku terpaksa mengurangi jumlah produksi. Di kondisi normal, Jumanah bisa mencetak 500 batu bata mentah setiap harinya.
Kini permintaan batu bata terus berkurang, bahkan terkadang sampai tiga bulan belum laku. Untuk kebutuhan sehari-hari, dia terpaksa mengandalkan bantuan dari anak-anaknya.
Perajin batu bata lainnya, Tumijan, mengalami nasib serupa. Rata-rata batu bata produksi Tumijan baru laku dua bulan sekali. Kondisi ini diperparah dengan naiknya harga salah satu bahan untuk pembuatan batu bata.
"Sekarang penjualan menurun. Kondisi kian sulit karena saat ini memasuki musim hujan. Batu bata yang baru dicetak sulit kering. Harga sekam untuk membakar batu-bata juga kian mahal," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Peta peluang emas Indonesia di Asian Games 2026 tersebar dari panjat tebing, angkat besi, bulu tangkis hingga sejumlah cabang lain.
Guru BK SMAN 1 Sentolo memastikan siswi korban dugaan pelecehan seksual tetap sekolah dan mendapat pendampingan psikologis pasca kejadian.
Arema FC gagal meraih tiga poin setelah ditahan Persik Kediri 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (18/9/2026).
Karhutla Gunung Lawu masih menyisakan kepulan asap di perbatasan petak 39 dan 41 Ngawi. Tim gabungan terus membuat ilaran.
Febrie Adriansyah buka suara usai dilimpahkan ke Kejari Jaksel terkait dugaan pemerasan dalam perkara Asabri dan Jiwasraya.