Gandeng GKR Indonesia, Jasamarga Jogja Bawen Gelar Kegiatan Vaksinasi di UMY

GKR Hemas bersama Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen Agung Widodo meninjau kegiatan vaksinasi di UMY, Selasa (2/11/2021). - ist
03 November 2021 11:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- PT Jasamarga Jogja Bawen dan PT Jogjasolo Marga Makmur berkolaborasi dengan Gerakan Kemanusiaan Republik Indonesia (GKR) melakukan vaksinasi kepada masyarakat dari semua lini. Tujuannya untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi yang terimbas dampak pandemi Covid-19 di wilayah DIY.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen Agung Widodo mengatakan kegiatan vaksinasi ini dilakukan untuk membantu program pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah DIY. "Sebagai pengelola jalan tol Jogja-Bawen kami sangat konsen terhadap kegiatan vaksinasi agar dampak ekonomi masyarakat bisa kembali seperti sedia kala," katanya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Rabu (3/11/2021).

Kegiatan vaksinasi tersebut digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Selain Agung, kegiatan tersebut dihadiri oleh Pembina Gerakan Kemanusiaan Republik Indonesia (GKR) GKR Hemas, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Gunawan Budiyanto dan Direktur Utama PT Jogjasolo Marga Makmur Adrian Priohutomo.

Baca juga: Vaksinasi Anak di Bawah 11 Tahun Menunggu Izin Kemenkes

"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan vaksinasi khususnya GKR Indonesia dan semoga vaksinasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

GKR Hemas menyampaikan kegiatan vaksinasi secara drive thru tersebut memberikan kemudahan kepada masyarakat melakukan vaksinasi. Tujuannya agar aktivitas dan perekonomian masyarakat bisa kembali normal. "Kami juga mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan walaupun sudah di vaksin," katanya.

Kegiatan vaksinasi PT JJB dan PT JMM dilakukan selama November di beberapa lokasi. Selain di UMY kegiatan yang sama juga digelar di Kalurahan Sukoharjo Ngaglik dan Umbulharjo Cangkringan Sleman. Masing-masing wilayah disiapkan 5.000 dosis vaksin. *