Markas Judol WNA di Jakarta, Pakar UII: Ini Ancaman Serius Siber RI
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.
ilustrasi Perda
Harianjogja.com, JOGJA--Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Jogja menyatakan sikap politiknya dengan tidak mengirimkan personel Panitia Khusus (Pansus) untuk pembahasan tiga Raperda Kota Jogja. PKS mengklaim memiliki alasan kuat menolak ikut membahas tiga Raperda di penghujung 2021 tersebut.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Jogja Bambang Anjar Jalumurti menjelaskan sejumlah alasan fraksinya tidak ikut bergabung di tiga pansus, antara lain karena waktu di penghujung 2021 yang cukup pendek. Ia menilai dengan hanya tersisa dua bulan tidak ideal untuk melakukan pembahasan guna menghasilkan regulasi yang berkualitas.
“Sehingga ketika ada permintaan untuk mengirimkan anggota fraksi kami untuk masuk sebagai anggota Pansus, PKS tidak mengirimkan. Kami lebih sepakat jika ketiga raperda ini dibahas tahun depan. Waktunya sudah mepet, kami khawatir pembahasan yang dilakukan sedapatnya saja,” katanya, Jumat (5/11/2021).
BACA JUGA : Gunungkidul Tetapkan 11 Target Perda Namun Belum
Meski menjadi satu-satu fraksi yang menolak ikut membahas, baginya tidak masalah, karena sikap politik setiap fraksi tentu berbeda. Menurutnya fraksi dengan suara minoritas tak harus mengikuti yang mayoritas agar ke depan menjadi catatan.
“Selain itu kami sebelumnya tidak sepakat dengan keputusan rapat paripurna sebelumnya perihal perubahan Propemperda 2021 hingga akhirnya muncul tiga raperda tersebut. Karena waktu itu pimpinan sidang tidak membuka opsi musyawarah atau voting,” katanya.
Ketua DPRD Kota Jogja Danang Rudyatmoko saat dimintai konfirmasi wartawan menyatakan sangat menghormati sikap politik yang diambil PKS. Ia sudah mencoba melakukan komunikasi dengan PKS namun tetap dengan keputusan tidak mengirimkan anggotanya untuk masuk dalam pansus. “Sehingga kamu menghormati sikap politik itu,” ujarnya.
Danang memastikan pembahasan pembentukan Pansus tiga raperda sebelumnya sudah sesuai aturan yang berlaku. Di sisi lain Pimpinan DPRD Kota Jogja harus berdiri di atas semua golongan sehingga aspirasi Fraksi PKS untuk tidak membahas ketiga raperda tersebut belum diakomodasi.
“Sehingga pembahasan raperda akan dilakukan seperti biasa, meski pun tanpa kehadiran dari Fraksi PKS,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Madura United di laga kandang terakhir. Van Gastel memuji permainan dominan timnya di babak pertama.
Bali United menang telak 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Dipta.
Manchester United memastikan finis posisi ketiga Liga Inggris 2025/26 setelah menang dramatis 3-2 atas Nottingham Forest di Old Trafford.
Polresta Sleman menegaskan kasus viral Shinta Komala terdiri atas dua perkara berbeda, yakni dugaan penggelapan dan aduan etik polisi.