Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul tidak hanya mengakibatkan banjir dan longsor. Namun demikian, juga berdampak terhadap layanan PDAM di empat kapanewon.
Untuk sementara layanan yang dimiliki dinonaktifkan karena banjir yang terjadi di sungai bawah tanah Seropan. Penghentian dilakukan karena sumber air keruh dan tidak bisa digunakan oleh masyarakat.
Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharto mengatakan, layanan PDAM ikut terganggu karena hujan deras yang mengguyur di wilayah Gunungkidu. Pasalnya, salah satu sumber air untuk memasok ke pelanggan di sungai bawah tanah Seropan ikut terjadi banjir. Sebagai dampaknya, air menjadi keruh sehingga tidak bisa didistribusikan ke masyarakat.
“Kami sudah membuat pemberitahuan permohonan maaf karena pelayanan terganggu karena dampak dari banjir di sungai bawah tanah di Seropan di Kapanewon Semanu,” kata Toto, Kamis (11/11/2021).
BACA JUGA: Dipastikan Tidak Out dari PSS, Dejan Berterima Kasih kepada Suporter
Dia menjelaskan, sumber Seropan dimanfaatkan untuk pelayanan pelanggan yang tersebar di Kapanewon Semanu, Karangmojo, Semin dan Ponjong. Total diperkirakan ada sekitar 14.000 pelanggan yang terganggu karena keruhnya air di sumber tersebut. “Untuk sementara layanan dinonaktifkan,” katanya.
Toto menambahkan, sudah mengambil langkah penanganan dengan mengaktifkan water treatmen plan di sumber Seropan. Instalasi ini dihidupkan untuk mengolah air sehingga layak didistribusikan ke pelanggan.
“Terus kami lakukan evaluasi dan mudah-mudahan layanan bisa segera normal kembali,” katanya.
Tak Ada Korban Jiwa
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki memastikan tidak ada korban jiwa akibat hujan deras yang mengguyur sejak Kamis dini hari. Meski demikian, ia juga tidak menampik terdapat sejumlah peristiwa mulai dari longsor, banjir hingga rumah roboh.
Berdasarkan laporan cepat dari petugas di lapangan, total ada sejumlah peristiwa. Adapun paling banyak didominasi talut longsor yang terjadi di delapan lokasi yang tersebar di Kapanewon Patuk dua titik; Kapanewon Gedangsari dua titik; Kapanewon Ponjong dua titik. Sedangkan satu titik lagi terjadi di Kapanewon Tanjungsari.
“Selain itu ada juga tanah longsor yang mengancam gedung sekolah di Kalurahan Salam, Patuk. Jadi, kalau ditotal ada delapan lokasi longsoran,” katanya.
Adapun peristiwa lainnya yang terjadi di antaranya genangan air di perkampungan nelayan di Pelabuhan Sadeng; Balai Dusun Gembugan di Kalurahan Songbanyu dan di Dusun Pakel Kopek di Kalurahan Pucung, Girisubo. Selain itu, ada juga satu rumah roboh di Kalurahan Bleberan Playen serta ganguan listrik akibat kabel putus di Kalurahan Ngunut, Playen.
Disinggung mengenai dampak paling rawan, ia mengakui genangan di rumah nelayan di Pantai Sadeng dan Longsor di Kalurahan Bedoyo yang menjadi perhatian. “Kami sudah mengirimkan logistik guna keperluan kerja bakti untuk penanganan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.