Gandeng Mahasiswa, Satbrimob Polda DIY Vaksin Warga dan Bagi Bibit Pohon

Suasana vaksinasi sekaligus pembagian bibit pohon gratis yang diselenggarakan Satbrimob Polda DIY bekerja sama dengan Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMN) , Kamis (11/11/2021). - Dok. Ist
12 November 2021 15:27 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda DIY melakukan upaya percepatan vaksinasi bagi warga sekaligus pembagian bibit pohon dalam rangka peringatan HUT Brimob ke-76, Kamis (11/11/2021). Aksi ini turut menggandeng Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMN) sekaligus dalam menyambut Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh pada 28 November 2021.

Komandan Satbrimob Polda DIY, Kombes Pol Imam Suhadi mengatakan, dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan sampai saat ini. Sejumlah sektor belum sepenuhnya pulih meski tingkat kasus Covid-19 sudah mulai membaik di wilayah setempat. Untuk itu percepatan vaksinasi kepada warga mesti didorong agar penanganan kian optimal.

"Saat ini kami berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat. Beban pandemi ini sudah selayaknya dihadapi bersama. Dengan vaksinasi ini ditujukan untuk memperkuat imun dan kekebalan tubuh serta memutus mata rantai Covid-19," kata Imam.

Dia menjelaskan, vaksinasi itu dilakukan kepada warga Desa Karang Tengah, Imogiri. Di wilayah itu masyarakat yang sudah divaksin baru mencapai 60 persen, sedangkan target pemerintah adalah 85 persen untuk mencapai kekebalan kelompok. Hal ini karena kurangnya kesadaran masyarakat tentang vaksin.

"Kebetulan dalam rangka HUT Brimob ke 76, kita mencoba melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk mengikuti program vaksin ini. Beberapa masyarakat kita jemput bola ke rumahnya, sekiranya sudah lanjut usia dan tidak memungkinkan ke tempat vaksin," ujarnya.

Baca juga: Datang ke Jogja, Puan Maharani Langsung Mengajar Sejarah di SD Godean

Pandemi Covid-19 juga membuat sebagian masyarakat sadar bahwa krisis yang mengancam tak hanya dari sisi kesehatan saja. Perubahan iklim yang terjadi akibat maraknya deforestasi menyebabkan bumi mengalami krisis. Dalam kesempatan itu, Satbrimob Polda DIY kemudian berkolaborasi dengan AMN untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Ketua AMN, Altingia Arie menyebutkan, selama dua tahun terakhir dunia dihajar bertubi-tubi oleh serangan pandemi Covid-19. Pandemi yang mengakibatkan berbagai pembatasan sempat membuat kualitas udara di berbagai daerah membaik akibat turunnya mobilitas. Arie mengatakan, momentum ini baiknya dimanfaatkan sebagai waktu yang tepat pula untuk kembali memulihkan bumi dengan aksi menanam.

"Perubahan iklim akan memiliki dampak jangka menengah dan panjang yang lebih signifikan terhadap kehidupan manusia dan bumi. Dan, tidak ada vaksin untuk perubahan iklim," kata Arie.

Menurutnya, dengan vaksinasi serta pembagian bibit pohon gratis kepada warga itu kesadaran terhadap pelestarian lingkungan dan mendorong percepatan program vaksin bisa sekaligus tercapai. Sebab, selama dekade terakhir 83 persen dari semua bencana yang dipicu bahaya alam disebabkan cuaca ekstrem dan peristiwa terkait iklim, seperti badai, banjir dan gelombang panas terjadi di seluruh wilayah.

"Sejalan dengan hal tersebut di atas, vaksinasi dan penanaman, keduanya dilakukan sebagai upaya mitigasi adanya perubahan iklim dan perubahan lingkungan di sekitar kita, juga sebagai langkah kepedulian kita terhadap bumi," katanya.

Adapun, sebanyak 250 bibit pohon dibagikan pada kesempatan itu, yakni 100 bibit pohon beringin dan 150 bibit pohon sirsak yang berasal dari persemaian Bunder, Gunungkidul di bawah naungan BPDASHL SOP, KLHK di Yogyakarta. Upaya ini diharapkan bisa melakukan pemulihan kondisi lingkungan sekaligus menjadi role model bagi masyarakat dalam konteks hidup berdampingan dengan Covid-19.