Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Intensitas hujan cukup besar terjadi saat ini dikarenakan adanya Lanina lemah yang sudah terdeteksi sejak Oktober lalu atau saat DIY memasuki awal musim hujan, dan berpotensi menjadi Lanina sedang pada Desember hingga Februari, saat DIY berada pada puncak musim hujan.
Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja, Reni Kraningtyas, menjelaskan fenomena ini ditandai dengan adanya anomali suhu muka laut Pasifik Tengah melebihi ambang batas kejadian Lanina, -0,63 derajat celcius.
Kemudian pada akhir Oktober, suhu muka laut tersebut semakin minus menjadi -0,83 derajat celcius. “Di bawah -1 derajat masuk dalam kategori Lanina lemah. Menjelang puncak hujan dan awal tahun, diperkirakan akan menjadi Lanina moderat atau sedang, dengan ambang batas lebih -1 derajat,” ujarnya, Jumat (12/11/2021).
BACA JUGA: Update 12 November 2021: Kulonprogo Mendominasi Kasus Baru Covid-19 DIY
Fenomena ini akan berdampak pada penambahan intensitas curah hujan. Kalau ada fenomena Lanina yang terjadi berbarengan masuknya awal musim penghujan, penambahan intensitas hujan mencapai 60% dibanding curah hujan normal atau rata-rata. Jika fenomena ini berlanjut sampai Desember-Februari penambahan intensitas curah hujan fluktuatif, 20-60% dari intensitas normal.
Potensi bencana hidrometeorologi bisa terjadi sebagai dampak dari fenomena ini. “Kalau potensi bencana dari awal masuk musim penghujan sampai November sudah ada potensi. Tanah longsor, angin kencang, apalagi mendekati puncak musim penghujan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan fenomena Lanina sebenarnya sudah biasa terjadi, termasuk tahun lalu, 2020, Lanina juga terjadi. Lanina juga bukan penyumbang terbesar cuaca ekstrem, karena curah hujan terbesar terjadi di DIY pada 2017, dipicu oleh adanya Badai Cempaka. Pada waktu itu, intensitas hujan bisa mencapai 300 mm per hari, yang pada kondisi normal, jumlah itu adalah jumlah total dalam sebulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Komisi III DPR mendesak aparat memburu seluruh aset dan aliran dana Eks Jampidsus FA serta mendukung pembentukan panja pengawasan kasus.
Penghentian jaringan 2G dinilai berpotensi dipercepat usai lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, namun migrasi jutaan pengguna masih jadi tantangan.
DPRD Kulonprogo meminta evaluasi SPMB SD-SMP setelah banyak SDN dan SMPN kekurangan murid. Disdikpora menyiapkan regrouping sekolah.
Sebanyak lebih dari 120 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti Impact Circle 2026, seminar dan workshop pengembangan diri yang diinisiasi oleh AIESEC
UGM memperluas pengembangan padi Gamagora di Madiun dengan Living-Lab dan 300 kg benih untuk meningkatkan produktivitas serta ketahanan pangan.