Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Foto ilustrasi motor terbakar. /istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN--Diduga terjadi korsleting pada bagian mesin, sebuah mobil pikap terbakar di simpang empat Depok, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Sleman Jumat (12/11/2021) malam. Kejadian ini berlangsung ketika mobil sedang dikendarai pengemudinya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kapolsek gamping, Kompol Haribertus Aan Andrianto, menjelaskan pikap tersebut terbakar sekira pukul 20.00 WIB, ketika dikendarai oleh Winardiyono, 36, warga Kapanewon Nanggulan, Kulonprogo. “Mobil terbakar pada bagian mesin,” ujarnya, Sabtu (13/11/2021).
BACA JUGA : 2 Motor Terbakar di Jalan RE Martadinata Jogja
Ketika mulai terbakar kata dia, pengemudi langsung menepikan mobil pikap tersebut. Melihat kejadian ini, warga sekitar dan pengguna jalan yang tengah melintas turut membantu memadamkan menggunakan air di sekitar lokasi dan apar.
Polisi datang setelah mendapat laporan, api sudah berhasil dipadamkan. Berdasarkan pemeriksaan, nyala api diduga berasal dari korsleting di bagian mesin. Setelah dipadamkan, pikap ini dibawa ke bengkel untuk mendapat perbaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri nonblok di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.