Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Polisi berjaga di area Mie Gacoan Kotabaru setelah insiden ricuh antara ojol dengan manajemen restoran, Minggu (14/11/2021) - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA- Warganet di wilayah Jogja dihebohkan dengan kasus kericuhan di restoran Mie Gacoan Kotabaru. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (14/11/2021) itu dipicu oleh pemesanan makanan melalui jasa ojek online.
Kini, warganet dibikin penasaran dengan sosok pemesan makanan cepat saji tersebut. Warganet menyebut pemesan makanan itu sebagai "man of the match", kunci dari konflik ini.
"Man of the match dari Kejadian Mie Gacoan kota baru Yogyakarta adalah sek Cancel Orderan, penasaran sama orangnya," tulis akun twitter @merapi_uncover pada Minggu (14/11/2021).
Unggahan tersebut langsung mendapatkan beragam komentar dari warganet. Warganet setuju bahwa penyebab keributan ini adalah pemesan makanan lewat ojek online tersebut.
"pihak pertama dan pihak kedua gontok-gontokan, ribut-ributan, sedangkan pihak ketiga dibalik layar penyebab keributan antara pihak pertama dan kedua tidur nyenyak dirumah. pihak yang ribut rela sampai tengah malam beradu ego, sampai harus berurusan sama aparat kepolisian.
the Real Man Of The Match si menurut ku si buyer yang membatalkan pemebelian ini, berhasil mengadu domba antara seller dan ojol," komentar @mariodesuganda.
Warganet juga meminta pemesan makanan tersebut untuk bertanggung jawab karena telah menyebabkan kericuhan di restoran Mi Gacoan.
"Nah ini, pengusutan masalah ini apakah sudah sampai ke si cust yang membatalkan orderan dan mestinya pihak penyedia jasa layanan online pun turun tangan hal ini untuk mencari si customer dan menuntut pertanggung jawaban atas konflik yg terjadi," kata @galihnurw5498.
Ada pula yang mengecam tindakan pemesan tersebut yang membatalkan pesanan karena proses yang lama.
"Pdhl kalau rame atau antri biasanya drivernya ngabarin dr awal. Kebangetan sih kalau cancel pdhl si driver dah lama antri," tambah @estehmilo.
Peristiwa ricuh antara karyawan restoran Mie Gacoan sempat terjadi dengan seorang pengemudi ojol yang melakukan pemesanan layanan ojek online. Hal itu dikarenakan kesalahpahaman antar kedua belah pihak. Ojol merasa telah mengantre lama sementara pesanan yang dipesan salah.
Kemudian pada Sabtu 13 November malamnya, suasana sempat kembali memanas. Area restoran Mie Gacoan Kotabaru dikepung oleh simpatisan dan sejumlah pengemudi ojol lainnya. Insiden ini pun berlangsung sampai menjelang tengah malam di lokasi tersebut, hingga kemudian pihak berwenang, pemerintah dan tokoh masyarakat setempat memediasi insiden itu.
"Kesalahannya ada masalah dengan pesanan, kemudian dari manajemen itu diganti makannya tapi mungkin karena kekesalan ojol yang menunggu lama kemudian dari pihak ojol menendang kursi lalu ada juga suara atau perkataan yang tidak pantas dan terjadi kesalahanpahaman," ujar Kapolsek Gondokusuman, AKP Surahman, Minggu (14/11/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
BKAD Sleman mengajukan pemblokiran rekening yang dipakai dalam penipuan berkedok tagihan pajak daerah. Warga diminta hanya membayar lewat kanal resmi.
Kelurahan Wirobrajan menggencarkan Gerakan Bapak Asuh Trotoar melalui sosialisasi door to door untuk menjaga trotoar tetap bersih, rapi, dan nyaman.
Ribuan lansia masuk daftar tunggu sekolah lansia di Kota Jogja. Tingginya minat membuat Pemkot berupaya menambah sekolah baru.
IDAI mengingatkan polusi udara dapat menurunkan fungsi paru anak. Penelitian menunjukkan 13,3% anak mengalami gangguan fungsi paru.
Disnaker Bantul mencatat 142 pekerja terkena PHK hingga Mei 2026. Kasus berasal dari sektor kesehatan, IT, manufaktur, dan perdagangan.