Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Ilustrasi razia lalu lintas /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JOGJA- Polresta Jogja mulai memberlakukan operasi Ops Zebra Progo 2021 per hari ini Senin (15/11/2021). Operasi dimulai dengan apel gelar pasukan di halaman tengah Mapolresta Jogja pada Senin (15/11/2021). Kegiatan itu akan mulai dilaksanakan terhitung sejak 15 November besok selama 14 hari sampai 28 November 2021 mendatang.
Kasatlantas Polresta Jogja, Kompol Chandra Lulus Widiantoro mengungkapkan, Ops Zebra Progo 2021 nantinya akan mengedepankan pengawasan yang bersifat preemtif dan preventif. Selain itu pihaknya juga fokus pada pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas seperti melawan arus saat berkendara karena mengancam keselamatan pengendara lain dan rentan terhadap kecelakaan lalu lintas.
"Untuk para pengendara yang melakukan pelanggaran yang menyebabkan fatalitas kecelakaan lalu lintas seperti melawan arus, menerobos lampu merah dan tidak pakai helm tentunya akan diberikan sanksi tilang dari petugas Polantas," ujarnya.
Untuk itu, pihaknya tetap mengingatkan kepada pengendara di kawasan Kota Jogja untuk tetap tertib dan patuh dalam berkendara di jalan raya. "Kami tidak lupa selalu menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menaati tata tertib berlalu lintas dan mengedepankan keselamatan kita semua," ungkapnya.
BACA JUGA: Warga Jogja Siap-Siap! Banyak Razia Lalu Lintas hingga 28 November
Kapolresta Jogja, Kombes Pol Poerwadi Wahyu Anggoro menyebut, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap petugas demi memastikan kesiapan dalam melaksanakan operasi itu. Diharapkan, Ops Zebra Progo 2021 berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.
Kapolresta menyampaikan bahwa, lalu lintas mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan sehingga dibutuhkan adanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu lintas.
"Hal ini masih sering diabaikan bahkan terkadang oleh sebagian pengguna jalan dianggap tidak penting sehingga jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya masih relatif tinggi," ucapnya.
Dengan demikian, untuk meminimalisir dan meningkatkan antisipasi terhadap permasalahan tersebut, baik kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas pada masa pandemi covid-19, Polresta Jogja dibantu jajaran dan stakeholder terkait melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi Zebra Progo 2021.
"Persiapkan dan rencanakan setiap kegiatan dengan teliti, terukur dan dengan penuh rasa tanggung jawab," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.