Malioboro Jogja Ditutup Hari Ini Sabtu 29 Agustus, Cek Jalur Pengalihannya
Malioboro diberlakukan full pedestrian Sabtu 29 Agustus 2026 selama 17 jam. Simak titik penutupan dan skema rekayasa lalu lintasnya.
Pelantikan kader Parikesit sebelum diterjunkan ke masyarakat untuk melakukan deteksi dini terhadap hipertensi. /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN--Penderita hipertensi di Sleman terutama Kapanewon Kalasan cukup tinggi di antara jenis penyakit lain. Remaja milenial melalui kader putra putri Kalasan sehat siaga terpadu (Parikesit) dikerahkan untuk membantu melakukan deteksi dini dan pendampingan untuk penanganan penyakit hipertensi.
Perawat dan Penanggungjawab Kesehatan Remaja Parikesit Puskesmas Kalasan Sleman Sriyati Sipora menjelaskan angka hipertensi berada di urutan pertama dari 10 jenis penyakit besar. Di sisi lain kepatuhan masyarakat untuk meminum obat secara rutin masih rendah. Sehingga kader milenial dikerahkan untuk membantu memantau penderita hipertensi untuk minum obat hingga mengontrol tekanan darah. Banyak masyarakat yang tidak menyadari terkena hipertensi karena tidak ada tanda dan gejalanya. Salah satu upaya yang bisa mengendalikan adalah rutin minum obat rutin.
BACA JUGA : Mahasiswa UGM Bikin Riset Ekstrak Daun Selasih
“Kebetulan hipertensi berada di urutan pertama untuk 10 jenis penyakit besar, rata-rata yang terkena usia produktif juga. Skrining dilakukan mulai dari usia 15 tahun, remaja milenial ini kami kerahkan melalui inovasi yang kami namakan Pak Tani Basmi Suket Teki,” katanya, Sabtu (27/11/2021).
Kepala Puskesmas Kalasan Sleman Dini Threes Harjanti menambahkan melalui kader Parikesit ini remaja milenial dikerahkan untuk membantu dalam rangka penanganan kesehatan. Pemilihan milenial karena mereka lebih banyak memiliki ide dan inovasi serta melalui kegiatan tersebut remaja bisa terhindar dari kegiatan negatif karena aktivitasnya bisa tersalurkan melalui kegiatan parikesit.
Para remaja tersebut telah dilatih oleh Puskesmas melalui kerja sama dengan Universitas Jenderal Ahmad Yani sehingga dapat melaksanakan tugasnya melakukan skrining kesehatan. Terutama penyakit tidak menular seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi. Apalagi DIY berada di urutan keempat terkait kasus hipertensi di Indonesia.
“Kader milenial ini sudah dilatih dari sisi pencatatan, pengukuran, sampai melakukan edukasi tentang deteksi dini hipertensi dan memantau tekanan darah tinggi. Kader milenial ini sebulan sekali akan melakukan pemantauan tekanan darah, ada formulir skrining sekaligus evaluasi perilaku yang dilakukan untuk menekan darah tinggi,” katanya.
Wakil Dekan Fakultas Kesehatan Unjaya Lily Yulaikhah menjelaskan timnya memberikan edukasi kader Parikesit agar memiliki kompetensi dan mampu membantu melakukan deteksi dini penyakit bagi warga Kalasan. “Kami melibatkan pengurus BEM dan mahasiswa secara umum untuk terjun ke lapangan membantu masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA : Dosen UMY Tingkatkan Pengetahuan Kader \'Aisyiyah tentang
Panewu Kalasan Siti Anggraeni Susila Prapti berharap melalui kader milenial tersebut harapannya bisa membantu masyarakat yang kadang kurang menyadari penyakit yang sedang diderita, seperti halnya hipertensi. Kader tersebut mendampingi serta memberikan saran hal yang harus dilakukan ketika mengalami hipertensi.
“Dari 80 pedukuhan memang baru 23 pedukuhan yang terbentuk kader parikesit ini, kami akan upayakan [adukuhan lain ada kader tersebut untuk membantu masyarakat. Kader ini sangat bermanfaat terutama membantu memantau lansia,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Malioboro diberlakukan full pedestrian Sabtu 29 Agustus 2026 selama 17 jam. Simak titik penutupan dan skema rekayasa lalu lintasnya.
Kebakaran hutan Aljazair menewaskan 73 orang dan merusak rumah, properti, vegetasi, serta lahan pertanian warga.
Banjir bandang Nepal menyelamatkan 261 wisatawan asing, sementara 320 lainnya masih belum dapat dihubungi.
Kemenkum menyediakan 470 layanan hukum digital melalui super app PASTI dalam Festival Layanan AHU Berdampak 2026 di Bandung.
Keuntungan Danantara Rp120 triliun akan masuk APBN 2026 sebagai PNBP Lainnya dan memberi ruang untuk menjaga outlook defisit.
Target 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027 dinilai berat. Investasi padat modal dan struktur pasar kerja menjadi tantangan pemerintah.