Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-- Kantor Manajemen PT. Putra Sleman Sembada (PSS) atau Omah PSS Sleman dibakar oleh seseorang berpakaian hitam. Kantor ini terletak di Jalan Raya Randugowang RT. 01 RW. 17, Tegal Weru, Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman.
Dalam keterangan Kepolisian Sektor Ngaglik, Sleman, tiga saksi yang saat itu berada di Omah Sleman melihat kedatangan empat orang menggunakan sepeda motor. Salah satu masuk ke Omah Sleman, satu berjaga di gerbang, dan sisanya menunggu di luar. Satu orang yang masuk membawa satu buah botol Le mineral yang berisi bahan bakar bensin. Dia kemudian mengguyurkannya ke meja dan lantai.
Setelah itu, api menyala sekitar 2-3 menit dan kemudian padam dengan sendirinya. Kejadian berlangsung pada Minggu (28/11/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.
BACA JUGA: Omah PSS di Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal
Menurut Kapolres Sleman, AKBP Wachyu Tri Budi, kejadian terjadi saat pertandingan antara PSS Sleman melawan Persita Tanggerang. PSS Sleman kalah dengan skor 0-1. "Sekarang masih olah Tempat Kejadian Perkara. Api tidak membesar, mati sendiri.
Tidak ada korban luka, kerusakan juga hanya bekas kebakaran aja," katanya, Minggu (28/11/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Daftar mobil mesin di bawah 1.400 cc yang irit BBM dan pajak ringan cocok untuk keluarga muda dan pemakaian harian.
Spotify luncurkan Studio, aplikasi AI desktop yang bikin podcast & briefing personal dari kalender, email, dan catatanmu. Pesaing Google NotebookLM.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Kehadiran BNI dalam acara ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan layanan perbankan digital yang mudah diakses sekaligus relevan.
Refleksi 20 tahun gempa Bantul, Bupati Abdul Halim Muslih dorong penambahan sistem peringatan dini dan inovasi mitigasi bencana untuk masa depan lebih tangguh.