Ketua RT dan RW Dikukuhkan, Ini Harapan Pemkot Jogja

Suasana pengukuhan pengurus RT/RE se-Kemantren Umbulharjo, Kamis (25/11) lalu. - Dok. Humas Pemkot Jogja
29 November 2021 19:57 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO--Pemerintah Kemantren Umbulharjo Kota Jogja mengukuhkan Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) periode 2022-2024 yang telah terpilih di wilayah setempat. Umbulharjo menjadi kemantren pertama yang menuntaskan pemilihan dan mengukuhkan Ketua RT/RW di Kota Jogja.

Mantri Pamong Praja Umbulharjo, Rajwan Taufiq mengatakan, ada 87 RW dan 347 RT yang mengikuti pengukuhan pengurus secara luring dan daring di tujuh kelurahan setempat yakni Semaki, Muja Muju, Warungboto, Pandeyan, Tahunan, Sorosutan dan Giwangan. Keberhasilan Kemantren Umbulharjo dalam melaksanakan pemilihan dan pengukuhan RT/RW dengan cepat tak lepas dari antusiasme masyarakat, panitia, kelurahan dan kemantren.

BACA JUGA : Pemkot Jogja Larang Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun 

"Kami ucapkan terima kasih kepada pengurus karena Kemantren Umbulharjo bisa melaksanakan pemilihan dan pengukuhan RT/RW secara cepat. Bahkan tercepat di Kota Jogja, meskipun Umbulharjo memiliki RT/RW terbanyak,” kata Rajwan dikutip dari situs web resmi Pemkot Jogja, Senin (29/11/2021).

Adapun mekanisme pemilihan RT/RW dilakukan dengan pemilihan langsung dengan pemungutan suara di lokasi serta pemungutan suara yang dilakukan dengan keliling ke rumah- rumah warga. Selain itu ada pula wilayah yang melakukan pemilihan secara mufakat. "Tapi semua pemilihan RT/RW sudah sesuai ketentuan," terangnya.

Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi berpesan kepada pengurus Ketua RT/RW yang baru agar bersama- sama mengajak masyarakat untuk menghadapi pandemi Covid-19. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua RT/RW periode sebelumnya yang memberikan dharma bakti di masyarakat.

"Pengurus baru harapannya segera menyesuaikan kondisi pandemi karena tugas pertama adalah mengaktifkan posko pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Ini yang sudah ada dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri," kata Heroe.

BACA JUGA : Waduh! Pemkot Jogja Temukan 4 Peserta Didik Positif Covid-19

Di sisi lain, Heroe menjelaskan bahwa untuk pembangunan tahun 2023 sudah tidak ada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Sebab, Walikota Jogja Haryadi Suyuti dan dirinya akan mengakhiri masa jabatan pada Mei 2022.

"Namun sudah disiapkan master plan kelurahan yang berisi perencanaan pembangunan terintegrasi di kelurahan untuk tahun 2023- 2024 untuk pegangan perencanaan pembangunan saat RPJMD belum ada," ucap dia.