Advertisement

Warga Jogja di Kampung Ini Diklaim Jadi Lebih Alim

Newswire
Senin, 06 Desember 2021 - 22:27 WIB
Bhekti Suryani
Warga Jogja di Kampung Ini Diklaim Jadi Lebih Alim Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi. - Harian Jogja/Heroe Poerwadi

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Program Kampung Mrican Taqwa yang dilaksanakan Baznas Yogyakarta didukung lembaga keagamaan dan pemerintah daerah sejak 2016 dinilai membuahkan hasil yang baik, khususnya peningkatan aspek spiritualitas dan pendidikan warga di kampung tersebut.

“Program ini berjalan 'multiyears' sejak 2016 dan pada tahun ini kami tetap memberikan pendampingan. Hingga saat ini pun, komitmen warga dan tokoh masyarakat di kampung tersebut sangat luar biasa,” kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta Syamsul Azhari di sela diskusi kelompok terpumpun Lembaga Keagamaan Islam di Jogja, Senin (6/12/2021).

Menurut dia, meningkatnya aspek spiritualitas dan pendidikan di kampung tersebut dapat dilihat melalui sejumlah indikator, seperti terbentuknya majelis taklim untuk anak-anak hingga orang dewasa, kesadaran masyarakat meninggalkan perilaku yang tidak sesuai dengan agama dan norma masyarakat, serta pembiasaan jam belajar masyarakat dan adanya bimbingan belajar.

Program Kampung Mrican Taqwa sebagai salah satu upaya menangani permasalahan sosial, adanya lokalisasi, di kampung yang berada di sisi timur Terminal Giwangan Yogyakarta itu.

Program diluncurkan secara resmi pada 2016 dilanjutkan pada 2017-2018 dengan pelaksanaan dan pendampingan, serta pada 2019-2021 diharapkan kampung sudah mampu mandiri.

Menurut Syamsul, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari komitmen seluruh masyarakat dalam menjalankan program yang didukung oleh tokoh masyarakat dan pemerintah daerah.

Selain di Kampung Mrican, Baznas juga menyelenggarakan sejumlah program pemberdayaan masyarakat di dua kampung lain yaitu di Kampung Sudagaran dan Kampung Bener.

Di Kampung Sudagaran dijalankan Program Kampung Sejahtera. Sebanyak 12 warga yang semula beternak babi di bantaran Sungai Winongo diajak untuk alih profesi dengan membuka usaha lain seperti toko kelontong, memproduksi tahu, hingga membuka kios di pasar.

Di Kampung Bener dilakukan program Kampung Pintar dengan menjalankan berbagai program pendidikan seperti mendirikan perpustakaan, menjalankan bimbingan belajar hingga penguatan TKA/TPA.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan berbagai program yang sudah dijalankan tersebut tetap perlu dukungan dan komitmen yang berkesinambungan.

Advertisement

“Terutama di masa pandemi seperti sekarang ini. Harus dipastikan bahwa seluruh masyarakat yang sudah beralih profesi tersebut tetap berkomitmen untuk menjalankan usaha baru mereka,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut Heroe, seluruh lembaga keagamaan Islam yang terlibat dalam program pemberdayaan tersebut tetap diminta untuk menguatkan sinergi sehingga program berjalan secara optimal.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Alasan Polisi Enggan Beberkan Motif Pembunuhan Brigadir J

News
| Kamis, 11 Agustus 2022, 18:07 WIB

Advertisement

alt

Jajal Keseruan Flying Fox Ledok Sambi, Solusi bagi yang Malas Lewat Tangga

Wisata
| Kamis, 11 Agustus 2022, 13:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement