Bekas Gudang Minuman Anggur Terbakar

Petugas gabungan saat memadamkan api yang membakar bekas gudang produk minuman anggur di kawasan Bumijo, Jetis kemarin malam. - Dok. Humas Polresta Jogja.
09 Desember 2021 11:17 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JETIS - Sebuah bangunan bekas gudang produk minuman Anggur 5000 Gemini di Jl. Suryonegaran No. 12 Bumijo Kidul Kelurahan Bumijo Jetis dilaporkan terbakar pada Rabu (8/12) malam sekira pukul 20.10 Wib. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kepala Seksi Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja menyampaikan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Sutanto, laki-laki 39 tahun yang merupakan penjaga gudang tersebut. Saat tengah berada di depan gudang, ia melihat ada percikan api di area atas dapur gudang tersebut.

"Tidak lama kemudian percikan api tersebut membesar dan asap hitam membumbung tinggi. Lalu dia memberitahukan kepada temannya yang lain. Diduga berasal dari korsletinglistrik," ujar Timbul, Kamis (9/12).

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengatasi si jago merah. Petugas berjibaku selama kurang lebih satu jam sampai berhasil memadamkan api dengan dibantu oleh aparat kepolisian, tim relawan dan warga setempat.

Gudang dengan ukuran 3x10 meter beserta barang barang yang ada di dalamnya semua hangus terbakar. "Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir dengan nominal mencapai Rp10 juta," jelas Timbul.

Timbul menambahkan, sebelum petugas unit pemadam kebakaran tiba di lokasi, warga sebelumnya telah bahu-membahu berusaha untuk memadamkan api dengan ember dan air yang berasal dari rumah warga yang bersebelahan persis dengan dapur bekas gudang itu.

"Ditakutkan api menjalar dan ikut membakar pemukiman sehingga warga swadaya dulu sebelum datang petugas," jelasnya.

Diketahui, bekas gudang itu merupakan milik Kusbiantoro, warga Mrican Baru Rt 02 Rw 44, Caturtunggal Depok Sleman. Bangunan yang terbakar tersebut sebelumnya difungsikan untuk tempat istirahat dan dapur umum bagi penjaga bangunan.