Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026, Tarif Promo Rp50.000
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan terdapat penambahan kasus positif Covid-19 per 10 Desember 2021 sebanyak 16 kasus.
Penambahan 16 kasus positif tersebut didasarkan pada pengujian 9.348 sampel. Alhasil, total kasus terkonfirmasi positif menjadi 156.892 kasus.
Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol (UHP) Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, Jumat (10/12/2021) mengatakan, tambahan 16 kasus tersebut meliputi Kota Jogja dengan 8 kasus, Bantul dengan 2 kasus, Kulonprogo 4 kasus, Gunungkidul sebanyak 1 kasus dan Sleman dengan 1 kasus.
BACA JUGA: Ini 9 Game yang Bisa Menghasilkan Uang
“Adapun perincian untuk tambahan 16 kasus, 1 kasus periksa mandiri, sisanya dari hasil tracing kontak kasus positif,” katanya.
Lebih lanjut Ditya mengungkapkan, selain penambahan 16 kasus positif, ada penambahan jumlah kasus sembuh sebanyak 36 kasus, sehingga total sembuh menjadi 151.244 kasus. Sementara untuk penambahan kasus meninggal ada 0 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 5.263 kasus.
“Untuk kasus kesembuhan, Kota Jogja ada 12 kasus, Bantul ada 11 kasus, Kulonprogo ada 13 kasus, Gunungkidul 0 kasus, dan Sleman ada 0 kasus," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada September 2026. Stabilitas rupiah dan tekanan pasar keuangan global menjadi pertimbangan utama.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.