Pelayan Publik Diusulkan Terima Vaksin Booster

Siswa mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Wonosari, Kamis (12/8/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
14 Desember 2021 07:57 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI—Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul telah mengusulkan vaksinasi dosis ketiga, atau booster untuk pelayan publik. Pelayan publik dinilai menjadi salah satu yang rentan terpapar Covid-19.

“Kelompok petugas pelayan publik ini sering kontak dengan masyarakat umum, sehingga cukup rentan terpapar Covid-19. Untuk itu kami usulkan sudahan,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty, Senin (13/12).

Lebih lanjut, Dewi belum bisa menyampaikan jumlah calon sasaran booster vaksin ini, lantaran saat ini masih berproses. Pihaknya sudah mengusulkan ke Dinkes DIY dan saat ini sedang menunggu keputusan dari Kementerian Kesehatan untuk pelaksanaannya.

Sebelumnya, pemberian booster vaksin covid19 telah diberikan ke SDM di  bidang kesehatan, sejak beberapa waktu lalu. Saat ini, capaian pemberian vaksin booster ini juga sudah melebihi target yang ditentukan. “Kami masih menunggu izinnya terbit untuk booster ke kelompok petugas pelayanan publik,” ujarnya.

Capaian vaksinasi untuk dosis pertama di Gunungkidul sendiri sudah mencapai 83,04 %. Sedangkan untuk capaian vaksinasi dosis kedua mencapai 71,85%. Serangkaian upaya untuk menjangkau masyarakat agar segera melakukan vaksinasi terus diupayakan dengan menggandeng instansi lain seperti Badan Intelijen Negara (BIN) DIY, maupun stakeholder lainnya.

Perwakilan BIN DIY untuk Gunungkidul, Eko Susilo mengatakan pada akhir tahun ini pihaknya akan menyasar ke wilayah yang capaian vaksinasinya masih rendah. Pihaknya pun terus mendukung percepatan vaksinasi di Gunungkidul sehingga target dapat tercapai pada tahun ini. Sejumlah wilayah yang capaian vaksinasinya masih rendah di Gunungkidul diantaranya Kapanewon Karangmojo, Kapanewon Tepus, Kapanewon Patuk, dan Kapanewon Saptosari, menjadi perhatian khusus. “Bulan Desember ini BIN DIY akan menyasar wilayah yang masih rendah capaian vaksinnya,” ucap Eko.