Advertisement

Bupati Sunaryanta Berharap Jaga Warga Bantu Tangani Masalah Sosial

David Kurniawan
Kamis, 16 Desember 2021 - 12:47 WIB
Sunartono
Bupati Sunaryanta Berharap Jaga Warga Bantu Tangani Masalah Sosial Kegiatan sosialisasi Pemberdayaan Potensi Masyarakat Jaga Warga dan Satlinmas. - Harian Jogja/Beny Prasetya

Advertisement

Harianjogja.com, WONOSARI – Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menilai program jaga warga memiliki peran strategis dalam upaya penanggulanan permasalahan sosial di masyarakat. hal ini disampaikan saat mengukuhkan kelompok jaga warga di gedung pertemuan BDG, Rabu (15/12/2021).

“Saya ucapakan selamat bertugas dan semoga kelompok jaga warga di masyarakat dapat memberikan peran yang baik,” kata Sunaryanta, Rabu (14/12/2021).

Menurut dia, banyak permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat mulai dari tingginya kasus perceraian, pernikahan dini hingga gantung diri. Sebagai kelompok yang membaur dengan masyarakat, jaga warga bisa berperan dengan upaya penanggulanan.

“Saya kira anggota kelompok jaga warga bisa berperan dalam upaya penguatan mentalitas dan moralitas di masyarakat agar berbagai permasalahan sosial yang muncul dapat ditekan,” katanya.

Untuk upaya penanggulangan, Sunaryanta mengakui anggota kelompok jaga warga lebih paham dan mengetahui karakteristik di wilayah masing-masing sehingga bisa memiliki pendekatan lebih baik sehingga hasilnya dapat lebih maksimal.

“Keberadaannya sangat dekat dengan masyarakat. Jadi, saya menyakini dengan peran dari kelompok jaga warga dapat membangun kedekatan dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat agar berbagai masalah sosial bisa diatasi secara bersama-sama,” katanya.

Selain itu, program jaga warga memiliki peran dalam upaya penanggulangan Covid-19. Dari sisi kasus, lanjut Sunaryanta, penularan di Gunungkidul relatif terkendali. Hanya saja, upaya kewaspadaan harus dilakukan agar tidak lagi terjadi lendakan kasus penularan.

“Bisa ambil peran dalam upaya membantu pemerintah menyukseskan vaksinasi untuk pencegahan Corona. Salah satunya dengan membantu edukasi masayrakat agar mau divaksin sehingga capaiannya dapat dimaksimalkan,” katanya.

Kepala Kesbangpol Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan, program jaga warga sudah ada sejak 2015 lalu. Tujuan utama pembentukan untuk menjaga dan menumbuhkembangkan nilai luhur dalam keistimewaan DIY dengan mengedepankan prakarsa masyarakat. “Jadi kelompok jaga warga untuk mendukung keistimewaan yang dimiliki Pemerintah DIY,” katanya.

Meski demikian, Eko mengakui belum seluruh kalurahan membentuk kelompok jaga warga. Dari data yang ada, sejak program digulirkan hingga sekarang sudah terbentuk 764 kelompok di 74 kalurhaan di 18 kapanewon.

Advertisement

“Memang belum semua. Untuk kapanewon yang kalurahannya sudah ada jaga warga terdapat di Kapanewon Tepus, Playen, Semanu dan Patuk. Mudah-mudahan kalurahan lain bisa segera membentuknya,” kata Johan.

 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Indonesia Ternyata Produsen Sarang Burung Walet Terbesar di Dunia

News
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 18:47 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement