276 Anak Yatim Terdampak Covid-19 Diberikan Pendampingan

Ilustrasi. - Freepik
20 Desember 2021 10:17 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Kota Jogja telah mengintervensi anak yatim, piatu, atau yatim piatu akibat Covid-19. Menurut Kepala DP3AP2 Kota Jogja, Edy Muhammad, sejauh ini sudah ada 276 anak yang didampingi.

Selain intervensi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, pendampingan juga berasal dari berbagai pihak sepeti Baznas, BPD, Rumah Zakat, Jogja Bike, Sari Husada, dan perusahaan-perusahaan lain. "Skema [bantuan CSR dari perusahaan] ini juga memberikan solusi bagi anak-anak yang domisilinya di kota, tapi tidak ber-Nomor Induk Kependudukan Kota Jogja, sehingga mereka bisa akses melalui program CSR," kata Edy, Sabtu (18/12).

Adapun syarat mendapatkan bantuan salah satunya masuk data Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) Kota Jogja. Selain itu, penerima bantuan juga bisa mengakses apabila berada di lingkungan perusahaan yang hendak memberikan CSR.

Bantuan diberikan secara bertahap. Untuk mempermudah penyaluran bantuan yang berupa non tunai, Pemkot Jogja secara khusus memfasilitasi rekening pribadi atas nama penerima. "Ini untuk memudahkan kalau ada pihak yang ingin memberi bantuan untuk kehidupan anak-anak itu, agar kedepannya semakin mandiri," kata Edy.

Selain dari instansi pemerintah, bantuan dari CSR perusahaan cukup banyak mengalir pada anak terdampak Covid-19 ini. Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi berharap bantuan ini bisa berkesinambungan. Dengan begitu, penanganan Covid-19 bisa tuntas ke depannya.

"Yang harus diperhatikan dari setiap bencana itu dampaknya. Terutama pada kelompok rentan, seperti anak-anak yang menjadi yatim piatu, yang orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19," kata Heroe.