Advertisement

Tempat Kerumunan Manusia, Parangtritis dan Malioboro Jadi Sorotan Pusat

Ujang Hasanudin
Senin, 20 Desember 2021 - 18:27 WIB
Bhekti Suryani
Tempat Kerumunan Manusia, Parangtritis dan Malioboro Jadi Sorotan Pusat Ilustrasi pesta kembang api pada perayaan tahun baru - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL-Objek wisata Pantai Parangtritis Bantul salah satu lokasi setelah Malioboro Jogja yang menjadi perhatikan Pemerintah Pusat terkait kemungkinan adanya kerumunan massa selama libur Natal dan Tahun Baru 2022 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo memastikan tidak ada tempat wisata yang tutup selama libur Natal dan Tahun Baru 2022 mendatang. Hanya panduannya adalah semua objek wsiata tidak boleh menggelar kegiatan atau event yang berpotensi mendatangkan kerumunan massa.

“Khusus Parangtritis ada perhatian khusus dari Pemerintah Pusat, sehingga kemarin [beberapa waktu lalu] staf keprisedenan sempat ke kantor, diskusi dan sebagainya,” kata Kwintarto, Senin (20/12/2021).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Kwintarto mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sedemikian rupa terkait menghadapi Nataru di sejumlah objek wisata selama libur Nataru. Ia memastikan sekalipun ada kegiatan pariwisata di Bantu namun diharapkan tidak menimbulkan kasus baru Covid-19.

Ia meyakini jika dalam menghadapi Nataru ini tidak terjadi kasus Covid-19 bisa jadi pariwisata ke depan lebih dipermudah karena terbukti tidak menyebabkan masalah.

BACA JUGA: Polisi Temukan 6 Kondom Bekas di Lokasi Dugaan Prostitusi Selebgram TE

“Diimbau masyaralat ngampet sik [menahan dulu] khususnya pengeola wisata di pantai selatan. khusus lagi di Parangtritis agar suasana kondusif, kami Dinas Pariwisata punya komitmen jaga bersama, kami punya komitmen selalu menghidupkan teman-teman yang mencari rezeki tapi ngalah sedikit untuk ke depan lebih baik menurut saya jadi hal penting,” kata Kwintarto.

Lebih lanjut Kwintarto mengatakan yang menjadi pusat perhatian Pemerintah Pusat di DIY dan akan dipantau adalah Malioboro dan Parangtritis. Khususnya Parangtritis yang menjadi kenewenangannya, kata Kwintarto tidak mudah memang untuk membatasi pengunjung di kawasan pantai selatan Bantul tersebut karena lokasinya cukup luas.

Yang bisa dilakukan, kata dia, adalah mengedukasi kepada masyarakat untuk tidak berkerumun. Selain itu kepada semua pengelola wisata ia meminta selama libur Nataru tidak menggelar atraksi wisata atau kegiatan yang dapat mengundang banyak massa khususnya di tanggal 24-25 Desember serta 31 Desember dan 1 Januari 2022.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Hati-hati! Obat Tradisional Ilegal Bisa Picu Kematian

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 14:57 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement