Mobil TNI Penabrak 2 Sejoli di Nagreg Sering Dibawa Pulang ke Gunungkidul

Ilustrasi. - Freepik
27 Desember 2021 17:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Anggota TNI asal Gunungkidul berinisial DA terlibat tabrakan dan pembuuangan dua korban kecelakaan ke sungai. Mobil nahas yang diduga terlibat dalam kecelakaan itu beberapa kali dibawa pulang kampung ke Gunungkidul.

Kasus pembuangan dua sejoli korban kecelakan Nagrek, Bandung di Sungai Serayu melibatkan salah satu Anggota Kodim 0730/GK berinisial DA. Anggota TNI berpangkat Kopral Dua ini merupakan pria asli kelahiran Dusun Gading IV, Gading, Playen.

Kepala Dusun Gading IV, Supriadi mengatakan, meski asli kelahiran Gading, namun DA sudah pindah tempat tinggal. Hal ini dibuktikan dari kartu keluarga yang bukan lagi sebagai warga Gading.

“Sejak menikah ikut istrinya dan tidak lagi tercatat sebagai warga Gading IV,” kata Supriadi kepada wartawan, Senin (27/12).

Menurut dia DA dikenal sosok pemuda yang baik, dan pendiam. Untuk kedinasaan menjadi anak buah Kolonel infanteri P saat bertugas menjadi Komandan Kodim 0730/GK pada medio 2015-2016.

BACA JUGA: RANS Cilegon FC VS PSIM Jogja : Preview dan Prediksi Susunan Pemain

Sebelum terjadi kasus ini, mobil Isuzu Panther hitam yang diketahui terlibat dalam kecelakaan beberapa kali dibawa pulang ke rumah orang tuanya. “Sempat dibawa pulang pada saat menjenguk orang tuanya. Meski intensitas berkunjungnya ke Gading tidak sering,” katanya.

Supriadi mengaku tidak mengetahui penangkapan DA. Pasalnya, hingga sekarang tidak ada dari pihak TNI menghubunginya untuk bertemu dengan keluarganya.

Komandan Distrik Militer 0730/GK Letkol Kav Anton Wahyudo mengatakan, tidak memilik kewenangan untuk menjawab terkait permasalah itu. Dia berdalih karena keterangan pers secara resmi disampaikan Kapendam III/Siliwangi dan Pomdam III/Siliwangi sebagai penyidik.

“Lokus delicti TKP berada di wilayah hukum Pomdam III/Siliwangi adalah Jawa Barat,” kata Anton mengirimkan pesan kepada wartawan, kemarin.
Seperti diketahui tiga anggota TNI dikabarkan terlibat kecelakaan lalu lintas di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang menewaskan sejoli Handi Harisaputra, 17 dan Salsabila, 14. Setelah menabrak korban, ketiga anggota TNI itu tega membuang korban ke sungai hingga tewas.