Pos Polisi Nampu Saradan Jadi Nostalgia Warganet, Kisah Lama Viral
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono berharap dengan telah ditangkapnya pelaku klitih, tidak ada lagi peristimewa serupa. Selain itu ia berharap kasus klithih yang terjadi di pemberitaan tidak meresahkan masyarakat dan tidak menganggu kunjungan wisatawan ke Jogja.
Sultan minta agar pelaku klithih yang sudah ditangkap diproses hukum. Harapannya dengan penangkapan terhadap pelaku dalam meredam kekhawatiran masyarakat terhadap tindak kekerasan jalanan tersebut. Selain itu terpenting ke depan harapannya klithih tidak muncul lagi karena dapat menganggu pariwisata.
BACA JUGA: Pengen Bisnis & Karier Sukses? Ketrampilan Ini Wajib Dimiliki
“Yang penting kan sudah ditangkap, ya sudah berproses saja, sehingga untuk meredam berita dan kekhawatiran masyarakat, yang penting masalah klitih tidak muncul lagi yang bisa mengganggu bidang pariwisata,” ungkap Sultan di Kepatihan, Kamis (30/12/2021).
HB X mengaku akan membahas lebih lanjut terkait kemungkinan mengaktifkan kembali Prayuwana untuk mengatasi kenakalan remaja. “Soal Prayuwana itu nanti kan kita bicarakan itu perlu seperti Prayuwana nanti kita bicara lebih jauh,” ucap Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.
Jadwal dan persaingan MotoGP Belanda 2026 di Assen, termasuk aksi Veda Ega Pratama di Moto3 dan hasil Sprint Race MotoGP.
YouTube Shorts hadir dengan layar bersih, fitur 2x speed, dan perubahan interaksi seperti TikTok.
RD Kongo lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Uzbekistan 3-1. Hasil ini membuat Korea Selatan tersingkir dan nasib Iran belum aman.
Harga emas dan perak Antam hari ini, Minggu 28 Juni 2026, stagnan. Namun secara mingguan perak turun 7,87 persen dan emas melemah 0,30 persen.