Jadwal SIM Keliling Polda DIY Oktober 2026, Cek Lokasi di Sini
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Polda DIY Oktober 2026, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono berharap dengan telah ditangkapnya pelaku klitih, tidak ada lagi peristimewa serupa. Selain itu ia berharap kasus klithih yang terjadi di pemberitaan tidak meresahkan masyarakat dan tidak menganggu kunjungan wisatawan ke Jogja.
Sultan minta agar pelaku klithih yang sudah ditangkap diproses hukum. Harapannya dengan penangkapan terhadap pelaku dalam meredam kekhawatiran masyarakat terhadap tindak kekerasan jalanan tersebut. Selain itu terpenting ke depan harapannya klithih tidak muncul lagi karena dapat menganggu pariwisata.
BACA JUGA: Pengen Bisnis & Karier Sukses? Ketrampilan Ini Wajib Dimiliki
“Yang penting kan sudah ditangkap, ya sudah berproses saja, sehingga untuk meredam berita dan kekhawatiran masyarakat, yang penting masalah klitih tidak muncul lagi yang bisa mengganggu bidang pariwisata,” ungkap Sultan di Kepatihan, Kamis (30/12/2021).
HB X mengaku akan membahas lebih lanjut terkait kemungkinan mengaktifkan kembali Prayuwana untuk mengatasi kenakalan remaja. “Soal Prayuwana itu nanti kan kita bicarakan itu perlu seperti Prayuwana nanti kita bicara lebih jauh,” ucap Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Polda DIY Oktober 2026, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.