Marak WNI Lepas Kewarganegaraan, Ini Dampaknya Kata Pakar
Tren meningkatnya WNI melepas kewarganegaraan berpotensi memicu brain drain, dampak serius bagi Indonesia.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono berharap dengan telah ditangkapnya pelaku klitih, tidak ada lagi peristimewa serupa. Selain itu ia berharap kasus klithih yang terjadi di pemberitaan tidak meresahkan masyarakat dan tidak menganggu kunjungan wisatawan ke Jogja.
Sultan minta agar pelaku klithih yang sudah ditangkap diproses hukum. Harapannya dengan penangkapan terhadap pelaku dalam meredam kekhawatiran masyarakat terhadap tindak kekerasan jalanan tersebut. Selain itu terpenting ke depan harapannya klithih tidak muncul lagi karena dapat menganggu pariwisata.
BACA JUGA: Pengen Bisnis & Karier Sukses? Ketrampilan Ini Wajib Dimiliki
“Yang penting kan sudah ditangkap, ya sudah berproses saja, sehingga untuk meredam berita dan kekhawatiran masyarakat, yang penting masalah klitih tidak muncul lagi yang bisa mengganggu bidang pariwisata,” ungkap Sultan di Kepatihan, Kamis (30/12/2021).
HB X mengaku akan membahas lebih lanjut terkait kemungkinan mengaktifkan kembali Prayuwana untuk mengatasi kenakalan remaja. “Soal Prayuwana itu nanti kan kita bicarakan itu perlu seperti Prayuwana nanti kita bicara lebih jauh,” ucap Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren meningkatnya WNI melepas kewarganegaraan berpotensi memicu brain drain, dampak serius bagi Indonesia.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mendorong skrining anemia pada ibu hamil dan balita disertai edukasi gizi untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Program Gemarikan DKP Bantul telah mencapai 87 persen. Sebanyak 675 siswa di 22 sekolah mengikuti edukasi pentingnya konsumsi ikan.
Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Norwegia 2-1. Wonderwall dan Hey Jude menggema di Stadion Miami.
IRGC mengancam menyerang pangkalan musuh di Timur Tengah setelah menutup Selat Hormuz dan menyusul serangan lanjutan AS terhadap Iran
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 12 Juli 2026 lengkap dengan rute menuju Kota Jogja dan Sleman. Tarif perjalanan Rp80.000 per penumpang.