Uji Coba Kelok 23 Selesai, Jalan Kretek-Girijati Ditutup Sementara
Uji coba Kelok 23 selesai. Jalan Kretek-Girijati ditutup sementara untuk penyelesaian Lot 17A dan evaluasi keselamatan lalu lintas.
Senjata tajam yang diamankan dari para terduga pelaku klithih di Bantul, Senin (29/11/2021)/Harian Jogja-Ujang Hasanudin\r\n\r\n
Harianjogja.com, JOGJA - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jogja menyebut bakal melaksanakan patroli secara intensif pada malam pergantian tahun nanti. Upaya ini ditempuh untuk mengantisipasi munculnya kejahatan jalanan atau biasa disebut klitih.
Kapolresta Jogja, Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro menerangkan, kasus kejahatan jalanan yang terakhir terjadi di Kota Jogja pada 2021 ini yakni insiden remaja Boyolali yang kedapatan membawa senjata tajam untuk memberantas klithih.
"Sejak itu belum ada kejadian lagi sejak tangkapan di Tegalrejo. Makanya di akhir tahun dan menjelangnya ini kita akan patroli skala besar," katanya, Kamis (30/12/2021).
BACA JUGA: Pengen Bisnis & Karier Sukses? Ketrampilan Ini Wajib Dimiliki
Purwadi menambahkan, fokus dan prioritas polisi dalam pengawasan di akhir tahun nanti yakni pada area perbatasan. Titik Kota Jogja yang berbatasan langsung dengan kabupaten lain disebut cukup rawan dengan potensi kejahatan.
"Prioritas di perbatasan berupa patroli gabungan. Sudah berjalan sejak sebulan lalu dan kita tingkatkan lagi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Uji coba Kelok 23 selesai. Jalan Kretek-Girijati ditutup sementara untuk penyelesaian Lot 17A dan evaluasi keselamatan lalu lintas.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.