BMKG Prediksi Musim Hujan di Jogja Mundur hingga Tiga Dasarian, Kekeringan Level Awas
BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di DIY mundur hingga tiga dasarian. Status kekeringan meteorologis berada pada level awas.
Ilustrasi pengolahan sampah./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja bersama sejumlah komunitas mengumpulkan sampah dampak perayaan malam pergantian tahun mencapai lima ton. Jumlah itu menurun signifikan dibandingkan saat normal yang bisa menembuh angka di atas 15 ton.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kota Jogja Ahmad Haryoko menyatakan sampah dengan berat sekitar lima ton itu dikumpulkan dari sejumlah titik keramaian yang menjadi tempat masyarakat merayakan malam pergantian tahun.
Jumlah itu menurun drastis dibandingkan pada saat normal yang visa menembus angka 15 ton. Penurunan itu terjadi karena dilakukan pembatasan serta adanya sistem buka tutup arus lalu lintas.
“Karena banyak akses jalan yang ditutup misal ke Alun-Alun Kidul kemudian di beberapa lokasi buka tutup. Ada manajemen lalu lintas sehingga sangat membantu membatasi keramaian," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu (1/1/2022).
Ia menambahkan sampah itu dikumpulkan dari berbagai titik seperti Tugu, Malioboro hingga Alun-Alun. Adanya sistem buka tutup di Malioboro, membuat kawasan ini tidak terlalu banyak sampah dibandingkan Titik Nol, Alun-Alun dan Tugu. Sampah tersebut kemudian disimpan di truk, karena TPST Piyungan masih libur.
Pembersihan sampah dilakukan dengan dibantu sejumlah komunitas mulai dari dari Green Clean Jogja, Komunitas Garuk Sampah hingga komunitas lintas agama. Jumlah sukarelawan yang membantu sekitar 100 orang. Pemungutan sampah dimulai pukul 03.00 WIB Sabtu (1/1/2022) hingga pukul 06.00 WIB.
"Ada sekitar 100 sukarelawan yang membantu, ini sangat membantu. Untuk yang komunitas fokus di titik nol, Malioboro tidak begitu banyak, yang banyak itu Titik Nol sampai Alun-Alun. Pembersihan berlangsung dari Subuh pukul 03.00 WIB di awali di Malioboro sampai selesai jam 06.00 WIB selesai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di DIY mundur hingga tiga dasarian. Status kekeringan meteorologis berada pada level awas.
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian naik pada 11 Oktober 2026. Simak daftar harga jual dan buyback semua ukuran.
Feyenoord mengalahkan AZ Alkmaar 2-0 dan kembali ke puncak Liga Belanda, sedangkan Ajax ditahan NEC Nijmegen dengan skor 1-1.
Mensos Saifullah Yusuf menyebut data bansos semakin baik. Kemensos memperluas digitalisasi dan membuka pendaftaran melalui jalur pemerintah serta partisipasi ma
Malaysia menaikkan upah minimum menjadi 2.000 ringgit atau sekitar Rp8,75 juta per bulan mulai Juni 2027, dengan pengecualian bagi UMKM tertentu.
Video dugaan perundungan mahasiswa baru Telkom University viral di media sosial. Kampus menyatakan kasus ditangani sesuai ketentuan.