Advertisement

Isoter dan Rumah Sakit di Sleman Mulai Disiagakan

Lugas Subarkah
Selasa, 04 Januari 2022 - 10:37 WIB
Budi Cahyana
Isoter dan Rumah Sakit di Sleman Mulai Disiagakan Ilustrasi isolasi mandiri. - Antara/Oky Lukmansyah

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Meski kasus persebaran Covid-19 di Sleman saat ini relatif landai, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman tetap mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan penambahan kasus seusai libur Natal dan Tahun Baru. Sejumlah tempat isolasi terpusat (isoter) dan fasilitas kesehatan pun mulai disiagakan.

Kepala Dinkes Sleman, Cahya Purnama menjelaskan dua isoter di Sleman yang masih aktif dan disiagakan pada awal 2022 ini meliputi Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang. “Kami tetap menyiagakan Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang karena kami masih mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di awal 2022,” ujarnya, Senin (3/1/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, peningkatan kasus positif terjadi sekitar 14 hari pascalibur Nataru atau Hari Raya Idulfitri. Oleh karena itu, Dinkes mulai mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga Covid-19.

Cahya mengaku banyak belajar dari pengalaman tahun sebelumnya di mana lonjakan kasus positif begitu tinggi, sementara kesiapan penanganan pemerintah dan rumah sakit belum maksimal. Saat ini, ia memastikan bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rendah, sehingga ketersediaan masih banyak.

“Peralatan sudah disiapkan. Pengalaman tahun lalu menjadi pembelajaran bagi kami. Harus ada transformasi sistem kesehatan di daerah, yakni layanan primer di puskesmas untuk memperkuat fungsi preventif. Layanan sekunder di rumah sakit juga diperkuat. Faskes harus dikembangkan kapasitas dan kapabilitasnya,” katanya.

Covid-19 di Sleman saat ini terkendali. Berdasarkan data penambahan per hari, rata-rata penambahan di bawah lima kasus. Untuk kasus kematian juga sangat kecil dalam sebulan terakhir. “Kalau terjadi gelombang tiga mudah-mudahan tidak seberat tahun lalu karena sebagian besar warga sudah divaksinasi sehingga herd immunity sudah tercapai,” kata dia.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Senin, 5 Desember 2022

News
| Senin, 05 Desember 2022, 08:27 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement