Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi isolasi mandiri./Antara-Oky Lukmansyah
Harianjogja.com, SLEMAN—Meski kasus persebaran Covid-19 di Sleman saat ini relatif landai, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman tetap mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan penambahan kasus seusai libur Natal dan Tahun Baru. Sejumlah tempat isolasi terpusat (isoter) dan fasilitas kesehatan pun mulai disiagakan.
Kepala Dinkes Sleman, Cahya Purnama menjelaskan dua isoter di Sleman yang masih aktif dan disiagakan pada awal 2022 ini meliputi Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang. “Kami tetap menyiagakan Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang karena kami masih mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di awal 2022,” ujarnya, Senin (3/1/2022).
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, peningkatan kasus positif terjadi sekitar 14 hari pascalibur Nataru atau Hari Raya Idulfitri. Oleh karena itu, Dinkes mulai mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga Covid-19.
Cahya mengaku banyak belajar dari pengalaman tahun sebelumnya di mana lonjakan kasus positif begitu tinggi, sementara kesiapan penanganan pemerintah dan rumah sakit belum maksimal. Saat ini, ia memastikan bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rendah, sehingga ketersediaan masih banyak.
“Peralatan sudah disiapkan. Pengalaman tahun lalu menjadi pembelajaran bagi kami. Harus ada transformasi sistem kesehatan di daerah, yakni layanan primer di puskesmas untuk memperkuat fungsi preventif. Layanan sekunder di rumah sakit juga diperkuat. Faskes harus dikembangkan kapasitas dan kapabilitasnya,” katanya.
Covid-19 di Sleman saat ini terkendali. Berdasarkan data penambahan per hari, rata-rata penambahan di bawah lima kasus. Untuk kasus kematian juga sangat kecil dalam sebulan terakhir. “Kalau terjadi gelombang tiga mudah-mudahan tidak seberat tahun lalu karena sebagian besar warga sudah divaksinasi sehingga herd immunity sudah tercapai,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
KPK menyisir tiga ruangan dirjen di Kementerian ATR/BPN terkait pengusutan kasus dugaan suap HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.
Pembangunan rusun ASN Sleman belum terealisasi akibat kendala pengadaan tanah. Pemkab Sleman kaji opsi penggunaan tanah kas desa (TKD).
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.