Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Inobike UNY sebelum diujicobakan pada Jumat (7/1/2022)/Ist-Humas UNY
Harianjogja.com, SLEMAN-Mahasiswa dan Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik UNY mengembangkan sepeda listrik yang diberi nama Inobike UNY. Sepeda ini mampu melaju hingga 40 kilometer (Km) dengan pengisian daya selama kurang lebih 2 jam.
Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Mesin UNY, Apri Nuryanto, mengatakan sepeda Inobike UNY merupakan contoh awal riset yang terintegrasi dengan pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Karya ini merupakan hasil perpaduan antara triple helix ABG, yakni Academic, Business dan Government.
“Academic Dengan UNY sebagai penyedia konsep riset dan SDM [sumber daya manusia], Business dengan industri sebagai pelaku usaha yg menghilirkan inovasi, dan Government dengan pemerintah sebagai regulator," ujarnya usai uji coba menggunakan 100 sepeda Inobike mengelilingi wilayah UNY dan sekitarnya, Jumat (7/1/2022).
Inobike UNY merupakan hasil kerja sama UNY dengan C Maxi Alloycast dan ED Aluminium. “Setelah uji coba ini, kami membagikan form kepada para user untuk mendapat masukan-masukan yang dapat kami jadikan bahan untuk perbaikan project sepeda Inobike ini,” katanya.
BACA JUGA: Hubungan Pertemanan Bisa Jadi Cinta, Ini Tandanya
Sepintas sepeda listrik ini tak berbeda dengan sepeda lainnya. Namun, sepeda ini dilengkapi fitur pedal assist yang bila dikayuh sepeda akan bergerak lebih cepat. Dinamo penggerak menggunakan Hi-Speed BLDC 36V 350 W dan Battery Lithium-Ion 36V 6,4Ah 230Wh.
Mesin yang digerakkan baterai secara otomatis langsung bekerja mendorong sepeda menjadi lebih kencang sehingga membantu pengguna sepeda agar tidak cepat lelah. Di bagian stang sepeda, terdapat LCD untuk mengatur kecepatan dengan lima tingkatan speed.
Inobike UNY memiliki berat yang lebih ringan dari sepeda biasa. Sepeda listrik ini merupakan bagian 143 sepeda yang dibuat oleh para mahasiswa. Sebanyak 13 diantaranya merupakan sepeda listrik dan sisanya merupakan sepeda jenis manual dan premium.
Semua proses pembuatan sepeda ini dilakukan oleh para mahasiswa mulai dari desain rangka, cor, las, potong hingga proses pengecatan. Inobike UNY saat ini masih digunakan secara internal di kampus. Meski demikian tidak menutup kemungkinan sepeda ini juga dilempar ke pasaran.
Soal harga, Apri menyebut ada beberapa kelas, tipe standar Rp4,7 juta, tipe premium Rp5,5 Juta dan tipe sepeda listrik Rp10,4 juta. “Yang membedakan tiap tipe tentu adalah bahan serta spesifikasinya dan saat ini kami sedang proses pembuatan manual book dari setiap tipe agar dapat segera dipasarkan secara luas,” ujar Apri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Banjir bandang menerjang Grand Canyon, Arizona, AS. Sebanyak 62 orang dievakuasi dan lebih dari 20 orang masih dicari.
Malioboro ditargetkan full pedestrian November 2026. GIPI DIY meminta Pemda menyiapkan solusi bagi pelaku industri pariwisata.
Prabowo Subianto menerima Kartanu dari PBNU saat penutupan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Belanja APBN di DIY mencapai Rp11,61 triliun hingga Juli 2026, dengan TKD Rp5,33 triliun dan sejumlah program strategis berjalan.
PSS Sleman memaparkan progres Home Ground Training, akademi usia muda, tata kelola klub hingga kesiapan tim dalam sarasehan bersama BCS dan Slemania jelang Supe