Kota Jogja Bakal "Diguyur" Minyak Goreng Murah

Pemantauan harga sejumlah bahan pokok dan sejumlah komoditas lain di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. - Harian Jogja/Desi Suryanto
10 Januari 2022 16:07 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja berencana untuk menyelenggarakan operasi pasar minyak goreng di wilayah setempat. Hal ini dilakukan guna menekan harga minyak goreng yang dinilai masih tinggi sejak akhir tahun lalu.

Kepala Bidang Ketersediaan, Pengawasan, dan Pengendalian Perdagangan Disdag Kota Jogja, Sri Riswanti mengatakan, operasi pasar ini merupakan tindak lanjut dari Kementerian Perdagangan RI. Nantinya pelaksanaan akan dilakukan bersama dinas terkait di tiap wilayah.

"Untuk mengantisipasi harga minyak goreng yang tinggi, Kementerian Perdagangan RI bekerja sama dengan Dinas Perindag DIY dan Dinas Perdagangan Kota Jogja akan mengadakan operasi pasar minyak goreng di Kota Jogja dengan kuota 1.800 liter," ujarnya, Senin (10/1/2022).

Riswanti menerangkan, per hari ini harga jual minyak goreng kemasan di Kota Jogja mencapai Rp20.000 per satu liter jenis Bimoli dan minyak goreng curah dijual Rp18.00 per kilogram. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 7/2020, harga minyak goreng kemasan sederhana diatur sebesar Rp11.000 per liter.

BACA JUGA: Keren! Hotel di Dubai Bangun Piramida dari 54.740 Gelas. Ini Penampakannya..

Penyelenggaraan operasi pasar minyak goreng ini nantinya diharapkan bisa menstabillkan harga komoditas itu di pasaran. Sebab, tingginya harga minyak goreng cukup memberatkan bagi pelaku UMKM dan juga rumah tangga. "Sekarang baru proses pendataan di kemantren. Pelaksanaan menunggu dari Provinsi," tambahnya.

Nantinya, pelaksanaan operasi pasar akan melibatkan masing-masing kemantren di tiap wilayah. Untuk menghindari kerumunan dan tetap menjaga protokol kesehatan, teknis pelaksanaan juga akan diserahkan kepada kemantren guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Masyarakat silakan menghubungi kemantren di wilayah masing-masing untuk dapat mengikuti operasi pasar tersebut," ujar dia.

Mantri Pamong Praja Kemantren Umbulharjo, Rajwan Taufik mengatakan, pihaknya masih menunggu aturan detail dan masih berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kota Jogja untuk menyelenggarakan operasi pasar itu. Pendataan kepada warga juga masih dilakukan agar operasi pasar tepat sasaran.

"Kemantren nanti akan mengumumkan akan ada operasi minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter. Tapi teknis dan waktunya akan ditentukan oleh Dinas Perindag DIY," ujar dia.