Bantul Segera Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng, 1.500 Liter Dikucurkan

Ilustrasi minyak goreng. - Antara
10 Januari 2022 09:37 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Harga minyak goreng masih bertahan tinggi. Guna mengendalikan harga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul segera menggelar operasi pasar (OP) minyak goreng. Rencananya, 1.500 liter minyak goreng dengan harga murah bakal dikucurkan kepada warga Bantul.

Kabid Sarana Perdagangan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Bantul, Arum Bidayati menjelaskan belum ada skema subsidi minyak goreng melalui APBD Bantul. Namun pada 2022 ini OP minyak goreng bakal digelar. "Kami mendapatkan tawaran untuk melaksanakan operasi pasar murah khusus minyak goreng. Volumenya sekitar 1.500 liter," ujarnya, Minggu (9/1/2022).

Rencananya, minyak goreng murah akan disalurkan melalui Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Nantinya, satu kepala keluarga hanya diperbolehkan membeli minyak goreng maksimal dua liter. "Sasarannya langsung ke pengguna atau keluarga, bukan ke pedagang. Untuk kepastian alokasi kami masih menunggu informasi dari Disperindag DIY," katanya.

Berdasarkan pantauan Dinkop UKM Perindustrian dan Perdagangan Bantul, harga minyal goreng di pasar rakyat rata-rata mencapai Rp21.500 per liter. Sementara untuk kemasan dua liter dibanderol Rp41.000 - Rp42.000 per dua liter.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Bantul, Agus Sulistiyana mengatakan kenaikan harga minyak goreng dipicu oleh harga bahan baku yang tinggi. "Pemerintah menaruh perhatian yang serius dengan kondisi [mahalnya harga minyak goreng] ini," ujarnya.

Besaran jumlah minyak goreng yang akan didistribusikan dalam operasi pasar kemungkinan akan disesuaikan kebutuhan pemakaian di masing-masing kabupaten/kota. Nantinya Pemerintah Pusat melalui Pemda DIY dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) akan mendistribusikan minyak goreng murah. "Pemerintah mengeluarkan kebijakan operasi pasar tetapi lewat Aprindo. "Harapannya operasi pasar ini bisa membantu masyarakat dengan minyak goreng yang harganya lebih murah," katanya.