Advertisement
Update Erupsi Merapi: Kubah Lava Terus Tumbuh, Awan Panas & Guguran Lava Teramati
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). - ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Gunung Merapi masih terus mengalami erupsi. Gunung tersebut Teramati memuntahkan satu awan panas pada Minggu (16/1/2022) malam, yang mengarah ke barat daya.
Sejumlah guguran lava pijar juga teramati pada periode pengamatan yang sama dan pada Senin (17/1/2022), dengan arah yang sama.
Advertisement
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas muncul pada pukul 21.38 WIB. “Tercatat di seismogram dengan amplitudo 18 mm dan durasi 282 detik. Jarak luncur 2 km ke arah barat daya,” ujarnya, Senin (17/1/2022).
Pada hari yang sama selama 24 jam tercatat terjadi 12 kali guguran lava pijar erupsi Merapi dengan jarak luncur maksimal 1,8 km ke arah yang sama. Pada kegempaan, tercatat sebanyak 110 gempa guguran, satu gempa awan panas, dua gempa fase banyak, dua gempa tektonik dan lima gempa hembusan.
BACA JUGA: Nama Ibu Kota Indonesia yang Baru adalah Nusantara
Kemudian pada Senin (17/1/2022) dalam periode pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB teramati sebanyak tujuh kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 2 km ke arah barat daya. Pada kegempaan, tercatat sebanyak 55 gempa guguran dan lima gempa hembusan, tiga gempa fase banyak dan satu gempa tektonik.
Berdasarkan hasil pengamatan terakhir, dua kubah lava Gunung Merapi masih terus tumbuh. Pada kubah lava barat daya tercatat memiliki volume sebesar 1.670.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 3.007.000 meter kubik.
Sampai saat ini status Gunung Merapi masih Siaga. Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro, dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Kapolri Ajak Ansor dan Banser Jaga Kamtibmas
- Long Weekend Imlek 2026, Puluhan Ribu Orang Tiba di Stasiun Tugu Jogja
- Lineup PSS Sleman vs Deltras, Duel Krusial Putaran Ketiga Sore Ini
- BPJS PBI Dinonaktifkan, Pemkab Bantul Siapkan Dana BTT
- IDM Gelar Mudik Gratis 2026, Ini Rute dan Syarat Pendaftarannya
Advertisement
Advertisement






