Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Satu dari dua sampel pasien Covid-19 yang diperiksa menggunakan Whole Genome Sequencing (WGS) dinyatakan negatif varian Omicron. Hingga kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman masih menunggu hasil dari sampel lainnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati menjelaskan, dua sampel yang dikirim ke Litbangkes tersebut berasal dari pasien yang dirawat di RSUD Sleman dan RS Panti Rini. "Setelah dilakukan pemeriksaan, sampel dari pasien yang dirawat di Panti Rini hasilnya negatif (Omicron). Saat ini pasien pasien telah sembuh dari Covid-19," katanya, Selasa (18/1/2022).
Adapun hasil sampel pasien dari RSUD Sleman belum keluar meskipun sampel tersebut sudah dikirim seminggu lalu. Menurut Yuli, hasil penelitian dari laboratorium diperkirakan selesai antara dua hingga tiga minggu ke depan. "Sampai hari ini (kemarin) saya konfirmasi hasilnya belum keluar," katanya.
BACA JUGA: Pemkot Jogja dan RS PKU Muhammadiyah Beri Tali Kasih ke Tukang Parkir Terdampak Proyek Pedestrian
Menurut Yuli, beberapa kriteria sampel pasien Covid-19 diperiksa menggunakan WGS untuk mengetahui jenis varian Omicron atau tidak. Kriteria sampel yang dikirim untuk diperiksa misalnya, pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit dan memiliki CT value di bawah 25. Selain itu, pasien memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah.
"Itu salah satu dasar untuk mengirimkan sampel ke laboratorium. Yang di Panti Rini, CT value pasien di bawah 25 dan ada riwayat perjalanan dari Magelang, jadi tidak keluar negeri," katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD Sleman, Novita Krisnaeni mengatakan sampel yang dikirim untuk diperiksa ke Litbangkes hingga kini belum keluar. Sampel tersebut berasal dari pasien yang memiliki CT value rendah, berusia 80 tahun dan memiliki riwayat perjalanan dari Banjarnegara.
"Pasien belum divaksin. Hasilnya belum keluar, masih menunggu dua sampai tiga Minggu ke depan," kata dia.
Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama memastikan jika belum ada indikasi Covid-19 varian Omicron sudah masuk wilayah Sleman. Dijelaskan Cahya, kasus baru Covid-19 di Sleman saat ini masih didominasi dari kontak erat (KE) dan suspek.
Masyarakat diminta untuk tetap tidak mengabaikan protokol kesehatan 5M untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. "Kalau sampai sekarang belum ada laporan Omicron positif yang masuk Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
LRT Jabodebek mencatat rekor 3,06 juta penumpang pada Juli 2026, tertinggi sejak beroperasi dan tumbuh 21% secara tahunan.
BMKG mencatat 776 titik panas di Kalsel pada Sabtu. Sebaran asap meluas ke Kalteng dan Kaltim, sementara jarak pandang turun hingga 200 meter
Suadesa Festival 2026 menghadirkan 40 UMKM dengan produk kerajinan, makanan dan kuliner untuk memperluas pasar serta menjaring pelanggan baru
DPRD Kota Jogja mendorong korban kekerasan mendapat pendampingan hingga pulih dari trauma melalui Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak.
Pameran UMKM dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah mencatat 15.159 pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp1,165 miliar.