Tingkatkan Budaya Baca, Festival Literasi Gunungkidul 2026 Resmi Digelar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kapanewon Wonosari dinyatakan positif Covid-19. Kepastian ini diketauhi saat tes corona mandiri untuk syarat kembali bekerja di Singapura.
Panewu Wonosari, Siswanto membenarkan ada salah seorang warganya yang bekerja di luar negeri dinyatakan positif corona. Kepastian ini diketahui usai menjalani tes corona mandiri dengan hasil positif untuk syarat perjalanan kembali bekerja di Singapura.
“Statusnya memang TKI dan kasus diketahui saat tes PCR untuk naik pesawat,” kata Siswanto, Selasa (18/1/2022).
Dia menjelaskan, pada saat pulang ke Indonesia, yang bersangkutan sudah menjalani tes Covid-19 dan karantina sepuluh hari di Jakarta. Setelah karantina juga sudah menjalani tes lagi dengan hasil negatif. Kemudian, TKI ini pulang ke Wonosari sekitar sepuluh hari.
“Dia akan berangkat lagi untuk bekerja, tapi saat dites ternyata hasilnya positif. Kemungkinan terpapar saat menjalani perjalanan kereta sewaktu pulang dari Jakarta menuju Jogja,” katanya.
BACA JUGA: Wisata Nostalgia Jogja, Bisa Kunjungi Kos-kosan Jokowi & Mahfud MD
Menurut Siswanto, upaya tracing juga telah dilakukan untuk mengurangi risiko penularan yang lebih luas. Seluruh keluarga dari TKI ini sudah diswab dan menunggu hasil uji laboratorium. “Sebenarnya sudah di tes antigen dan hasilnya negatif. Tapi, untuk kepastian dilakukan PCR dan sekarang masih menunggu hasilnya,” imbuh dia.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, pada Selasa ada tambahan satu kasus corona berasal dari TKI dari Kapanewon Wonosari. Adanya Tambahan ini maka kasus aktif berjumlah tujuh orang.
“Riciannya satu kasus dari Kapanewon Ponjong dan Wonosari. Sedangkan lima lainnya berasal dari klaster keluarga di Kapanewon Playen,” kata Dewi.
Total hingga sekarang warga yang dinyatakan positif corona sebanyak 18.005 orang. Kasus sembuh sebanyak 16.965 orang, tujuh pasien masih menjalani perawatan dan 1.033 warga meninggal dunia.
“Upaya tracing terus dilakukan agar kasus bisa tetap terkendali,” katanya.
Dewi berharap kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi penularan virus corona. Salah satu cara yang dilakukan dengan terus mematuhi protokol kesehatan agar mata rantai penyebaran virus bisa diputus.
“Selama masih pandemic, ancaman penularan masih ada. Jadi protokol kesehatan harus terus dijalankan agar terhindar dari penularan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Persib Bandung comeback dan menang 2-1 atas Persijap Jepara pada pekan ketiga Super League 2026/27 lewat gol Thom Haye dan Uilliam Barros.
Pemkot Jogja memperkuat kolaborasi dengan ormas untuk menangani persoalan sampah, budaya, kerukunan, pendidikan, dan generasi muda.
Laba KB Bank menyusut 95,12% menjadi Rp19,02 miliar pada semester I/2026, meski pendapatan bunga bersih tumbuh 36,57%.
Nelayan Pati Haryanto ditemukan meninggal di Pantai Dukuh Widengan setelah empat hari hilang saat berusaha menolong rekannya yang tenggelam.
Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel untuk menangani karhutla. Hotspot terdeteksi 1.323 titik hingga 19 September 2026.