Defisit APBD-P 2026 Membesar, Bupati Bantul Minta OPD Berhemat
Defisit APBD-P Bantul 2026 membesar menjadi Rp154 miliar. Bupati Abdul Halim Muslih meminta OPD memperketat efisiensi anggaran.
Kepala Kesbangpol Kota Jogja, Budi Santosa. (Harian Jogja/Yosef Leon)
Harianjogja.com, JOGJA—Tim Harian Jogja melakukan audiensi sekaligus silaturahmi ke kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jogja pada Kamis (20/1/2022). Dalam pertemuan itu, kedua instansi membahas kemungkinan berbagai kerja sama untuk memperkuat sinergi di 2022 ini.
Kepala Kesbangpol Kota Jogja, Budi Santosa mengatakan instansi pemerintahan di masa sekarang dituntut untuk tidak hanya mengedepankan pelayanan optimal ke masyarakat luas, melainkan juga ikut serta mengomunikasikan berbagai program agar lebih tepat sasaran.
"Di tataran ini mungkin kerja sama sangat dibutuhkan dengan instansi media yang fokus dan juga kerap bersentuhan dengan dunia komunikasi publik," kata Budi.
Budi menyampaikan, sesuai tugas pokok dan fungsi dari Badan Kesbangpol yang fokus pada upaya penanaman karakter nasionalisme dan juga pendidikan kebangsaan, upaya ini tentunya membutuhkan sinergi dan kerja bersama dengan berbagai pihak.
Musababnya, dengan semakin cepatnya laju perubahan pada berbagai sektor disinyalir bakal menggerus nilai-nilai kebangsaan. Di sisi lain tantangan dalam mewujudkan nasionalisme di tiap elemen masyarakat juga semakin besar.
"Media sebagai salah satu pilar demokrasi saya rasa juga ikut berperan dalam tugas bersama untuk mewujudkan keberlangsungan nilai kebangsaan dan menguatkan komitmen demokrasi serta nasionalisme," ujar Budi.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono menyebut, era digital mengharuskan tiap individu dan instansi untuk bersinergi sesuai dengan bidang masing-masing. Kolaborasi yang optimal diharapkan mampu memberikan sumbangan yang berguna bagi kepentingan masyarakat luas.
Menurut Anton, sinergi antara swasta dan pemerintahan harus terjalin dengan kuat. Dengan kerja sama itu, sejumlah tantangan yang di masa kini menjadi kompleks dapat dijadikan peluang untuk mengembangkan layanan yang lebih optimal.
"Harian Jogja punya beragam lini bisnis dan produk yang sekiranya bisa dimanfaatkan untuk program kerja sama. Kita tidak hanya bergerak di bidang publikasi, tetapi juga penyelenggaraan acara, percetakan dan sebagainya," kata Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Defisit APBD-P Bantul 2026 membesar menjadi Rp154 miliar. Bupati Abdul Halim Muslih meminta OPD memperketat efisiensi anggaran.
Pemuda Mojosongo Solo YD diduga ditangkap Densus 88. Keluarga mempertanyakan perkara dan meminta penjelasan terkait proses hukum.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.