Advertisement

Pembangunan Tol Jogja-Bawen Libatkan Pekerja Lokal, Ini yang Dibutuhkan

Newswire
Selasa, 25 Januari 2022 - 17:27 WIB
Budi Cahyana
Pembangunan Tol Jogja-Bawen Libatkan Pekerja Lokal, Ini yang Dibutuhkan Ilustrasi jalan tol - JIBI/Bisnis.com/Himawan L Nugraha

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANGPembangunan Tol Jogja-Bawen akan melibatkan pekerja lokal di sekitar lokasi proyek.

Administrator Teknik PT Jasamarga Jogja-Bawen, Arifin Dian Wardhanto, mengatakan pekerja lokal akan dilibatkan  untuk efisiensi waktu dan biaya mobilisasi, sekaligus pemberdayaan warga setempat.

Advertisement

BACA JUGA: Harga Tanah Sudah Mahal, Penerima Ganti Rugi Tol Jogja Bawen Kesulitan Cari Tanah Pengganti

“Pekerja yang nantinya dibutuhkan meliputi pekerja lepas, pekerja harian atau mereka yang mempunyai keahlian khusus,” kata Arifin Dian Wardhanto saat kegiatan Konsultasi Publik Jalan Tol Jogja-Bawen di Kabupaten Magelang, Senin (24/1/2022).

Ia menjelaskan pelibatan pekerja lokal akan menjadi ranah kontraktor pemenang proyek, dengan kriteria pekerja yang ditentukan oleh kontraktor sebagai pengguna sehingga komunikasi antara warga dan pemerintah desa mutlak diperlukan. “Perangkat desa nantinya bisa menginventarisasi, siapa saja warganya yang bisa masuk dalam kriteria pekerja,” ujarnya.

Arifin menyebut kuota pekerja lokal di proyek Tol Jogja-Bawen disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi pekerja berbeda-beda, tergantung kondisi jenis pekerjaan yang dikerjakan.

“Kalau untuk jumlah tentu banyak karena saat pembangunan melibatkan berbagai pihak, termasuk suplier. Ada pekerjaan timbunan tanah, pekerjaan struktur beton, pekerjaan rigid pavement, dan sebagainya," katanya.

Menurut dia, semua ini memerlukan material lokal dalam jumlah besar yang memenuhi spesifikasi.

BACA JUGA: Terima Ganti Rugi Rp2,4 Miliar dari Tol Jogja Bawen, Pensiunan Guru Bertekad Kembalikan Tanah Menjadi Tanah

Advertisement

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Jogja-Bawen, Muhammad Fajri Nuqman, menambahkan pelibatan pekerja lokal itu dilakukan di hampir seluruh proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Warga lokal bisa menjadi pekerja asalkan mempunyai keterampilan tertentu sesuai syarat. Yang jadi perhatian karena ada dampak Covid-19, maka masyarakat yang terdampak diberi manfaat dari pembangunan jalan tol,” ujarnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement