Kekurangan Murid, Pemkab Gunungkidul Gabungkan 5 SD Negeri
Lima SD Negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran 2026/2027 karena kekurangan murid. Ratusan SD lainnya juga belum memenuhi kuota siswa.
Evakuasi korban kecelakaan yang melibatkan mobil pemadam kebakaran di Simpang Empat Pancuran di Kalurahan Siraman, Wonosari, Selasa (25/1/2022) dini hari./Istimewa-Polres Gunungkidul
Harianjogja.com, JOGJA—Gara-gara penasaran ingin melihat kebakaran, dua pemotor di Gunungkidul malah terlibat tabrakan dengan mobil pemadam kebakaran.
Kecelakaan yang melibatkan mobil pemadam kebakaran dengan pesepeda motor terjadi di Perempatan Pancuran, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Selasa (25/1/2022) pukul 00.38 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi pengendara motor mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.
BACA JUGA: Pabrik Wig Kulonprogo Terbakar, Pemadaman Terhalang Jalan & Stok Air
Kepala Penegakkan Hukum Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi, mengatakan tabrakan bermula dari kebakaran di Dusun Jetis Kulon, Pacarejo, Semanu. Tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk membantu menjinakan si jago merah.
Tiga mobil ini beriringan menuju lokasi kejadian. Namun, belum sampai tempat yang dituju, di Simpang Empat Pancuran di Kalurahan Siraman, satu mobil terlibat tabrakan. “Dua mobil yang melaju duluan berhasil melintasi perempatan, tapi mobil terkahir malah menabrak pengguna motor,” kata Darmadi kepada wartawan, Selasa siang.
Pengendara motor, yakni Nova Ritama,18, asal Kapanewon Ngawen dan Revangga Danu,16, asal Kapanewon Playen penasaran dengan laju mobil pemadam dan berencana mengikutinya. Namun nahasnya, kedua korban tidak mengetahui ada tiga mobil damkar yang melanju. “Pada saat menyeberang untuk mengikuti dua mobil pemadam yang ada di depan, ternyata di belakang masih ada mobil lagi yang menyusul hingga akhirnya terjadi tabrakan,” katanya.
Kedua korban mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit. “Ada yang sampai patah tulang,” katanya.
Polisi sudah menyita sepeda motor milik korban. Adapun mobil pemadam tidak ditahan karena untuk berjaga-jaga pada saat dibutuhkan memadamkan kebakaran. “Hanya suratnya yang kami tahan. Untuk penyelesaian akan mengedepankan upaya kekeluargaan,” katanya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Gunungkidul, Bambang Supriyana mengatakan kecelakaan tidak mengganggu penanganan kebakaran. Kerusakan kendaraan pun terbilang ringan.
BACA JUGA: Toko Kelontong di Semanu Terbakar, Pemilik Merugi Ratusan Juta Rupiah
Dia berharap warga lebih waspada saat melintas. Kendaraan damkar merupakan prioritas untuk menggunakan jalan. Pada saat beroprasi, sirine peringatan juga sudah dinyalakan.
“Mohon masyarakat memberikan prioritas bagi kendaraan Damkar karena untuk penanganan kejadian darurat,” kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima SD Negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran 2026/2027 karena kekurangan murid. Ratusan SD lainnya juga belum memenuhi kuota siswa.
KCIC mencatat 573.780 penumpang menggunakan Whoosh selama libur sekolah 13 Juni-12 Juli 2026. Volume harian naik 26,5 persen.
Siraman Pusaka Kyai Agnya Murni mewarnai Hari Jadi ke-195 Bantul. Tradisi ini dimaknai sebagai simbol introspeksi, pelestarian budaya, dan gotong royong.
Presiden Prabowo menerima laporan Jaksa Agung terkait kasus Febrie Adriansyah. Istana juga memproses usulan nama Jampidsus baru.
Pelajari 5 cara menyisir rambut yang benar agar lebih rapi, sehat, bervolume, dan tahan lama dengan pemilihan sisir serta produk styling yang tepat.
Bank Jateng menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil,