Kekurangan Murid, Pemkab Gunungkidul Gabungkan 5 SD Negeri
Lima SD Negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran 2026/2027 karena kekurangan murid. Ratusan SD lainnya juga belum memenuhi kuota siswa.
Proses pemadapan api di sebuah toko kelontong di Dusun Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu. Selasa (25/1/2022) dini hari/Ist-Polres Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kebakaran toko kelontong terjadi di Dusun Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu, Senin (24/1/2021) pukul 23.50 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun pemilik toko Abdul Sobirin mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran ini tidak ada yang tahu persis. Pasalnya, pemilik mengetahui kejadian ini saat api sudah membesar dan membakar isi warung.
Lurah Pacarejo, Semanu, Suhadi mengatakan, meski kebakaran terjadi pada malam hari, namun peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hal ini dikarenakan letak toko dengan rumah bersebelahan. "Pemilik tahu saat api sudah membakar seluruh isi warung," katanya, Selasa (25/1/2022).
Menurut dia, warga sudah berupaya memadamkan api namun tidak membuahkan hasil. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 01.20 WIB dengan bantuan mobil pemadam kebakaran. "Selain mobil pemadaman juga ada ambulan untuk berjaga-jaga dari hal-hal yang tak diinginkan," ungkapnya.
Baca juga: Kebakaran Toko Plastik di Pakem, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto menambahkan, usai api dipadamkan, petugas kepolisian sudah melakukan pemeriksaan. Diduga kebakaran terjadi karena adanya hubungan arus pendek listrik.
Akibat kebakaran ini pemilik warung mengalami kerugian hingga Rp150 juta. Api tidak hanya membakar seluruh dagangan di dalam warung, namun ada juga motor, lemari es hingga frezzer ikut ludes terbakar si jago merah. "Untuk korban jiwa tidak ada karena pemilik dan keluarga selamat dari kebakaran," katanya.
Suryanto berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar kejadian yang sama tidak berulang. Ia pun mengimbau agar instalasi listrik yang dimiliki baik di rumah atau toko dilakukan pengecekan berkala. Selain itu, pemasangan juga menggunakan peralatan yang memiliki standar nasional Indonesia.
"Pemeriksaan berkala sangat dibutuhkan sebagai antisipasi adanya kerusakan yang bisa menjadi penyebab terjadinya kebakaran," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima SD Negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran 2026/2027 karena kekurangan murid. Ratusan SD lainnya juga belum memenuhi kuota siswa.
Dinkes Sleman mencatat kecukupan ASN baru 61,8%. Pemkab menyiapkan rekrutmen 92 pegawai BLUD dan mengusulkan 87 formasi CPNS.
Sri Sultan HB X membuka INACRAFT Festival 2026 di JEC. Festival ini diharapkan memperluas pasar global kerajinan Jogja dan Indonesia.
Truk bermuatan semen terguling di Ring Road Selatan Bantul usai diduga gagal menyalip. Arus lalu lintas sempat terganggu sebelum kembali normal.
Presiden Prabowo memanggil Jaksa Agung, Kapolri, dan Menhan untuk menerima laporan serta menjaga stabilitas di tengah perkembangan kasus hukum.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026 pada klaster Ekonomi Berkelanjutan dan Kebudayaan