Advertisement
Kebakaran Toko Plastik di Pakem, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Kebakaran melahap sebuah toko plastik dan bahan roti di Pakem Tegal RT 37, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Minggu (23/1/2022), menimbulkan kerugian Rp1,5 miliar. Penyebabnya diduga akibat korsleting di bagian belakang toko.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harian Jogja, api mulai melalap sejumlah dagangan di dalam toko di pinggir Jalan Pakem-Cangkringan tersebut sekitar pukul 06.30 WIB. Api terus menjalar dengan cepat karena barang-barang yang dijual di dalam toko mudah terbakar.
Advertisement
BACA JUGA: Juragan Ayam Wates Tewas di Kamar Mandi, Polisi Turun Tangan
Toko tersebut dimiliki Asmanto Manggolo, 62, dan dikelola oleh anak-anaknya. "Kebakaran terjadi pukul 06.30 WIB. Saya diberitahu ada kebakaran dan langsung ke sini," ujar Aga, salah seorang anggota keluarga Asmanto Manggolo saat ditemui Harian Jogja di lokasi kejadian.
Mengetahui api membakar bagian belakang toko, keluarga dibantu warga sekitar berupaya mengevakuasi barang-barang dari dalam toko. Sebagian dagangan bisa diselamatkan dan sebagian lainnya ludes terbakar. Aga menduga kebakaran dipicu hubungan arus pendek pada kulkas yang berada di belakang toko. "Saat pintu depan kami buka, api berasal dari belakang terus menjalar ke depan," kata Aga.
Ia belum bisa memprediksi kerugian akibat peristiwa itu. Begitu juga dengan nasib karyawan. "Seharusnya beberapa karyawan hari ini [kemarin] masuk. Untuk sementara kami benahi dulu tokonya. Untuk kerugian kami belum bisa memperkirakan," kata Aga.
BACA JUGA: Fantastis! Parkir Bus Wisata di Jogja Raup Rp1,2 Juta Sehari
Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Damkar Sleman, Nawa Murtiyanto mengatakan bangunan toko yang terbakar luasnya sekitar 300 meter persegi. Damkar, katanya, baru menerima informasi kebakaran sekitar pukul 06.45 WIB.
Api cepat merambat karena di dalam toko penuh dengan barang berbahan plastik dan kardus. Api dapat dipadamkan sekitar 2,5 jam kemudian. “Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian diperkirakan sekitar Rp1,5 miliar," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pakar UGM Nilai Desentralisasi Total Pengelolaan Sampah Tidak Tepat
- Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY
- Ingin Hasil ASPD Optimal, Dinas Pendidikan Gunungkidul Gelar Tryout
- Talut Ambrol di Jalur Clongop Gedangsari Diperbaiki dengan Anggaran Rp15 Miliar
- Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam
Advertisement
Advertisement