Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL-Sudah menjalani vaksinasi Covid-19 bukan berarti kebal terhadap paparan penyakit yang disebabkan virus SAR CoV-2, bahkan sudah vaksinasi vaksin dosis ketiga atau booster pun masih bisa terpapar sehingga protokol kesehatan harus tetap dilakukan. Terbukti dari sejumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglpuro, Bantul, delapan di antaranya sudah menjalani vaksin booster.
“Ada delapan pasien yang dirawat sudah divaksin ke tiga atau booster. Jadi meski sudah di-booster juga masih bisa terpapar,” kata Kepala RSLKC Bambanglipuro, Bantul, Tarsisius Glory, saat diubungi Selasa (8/2/2022).
Namun demikian pasien yang sudah mendapatkan booster dan terpapar Covid-19 hanya bergejala ringan tidak seberat ketika pasien yang belum mendapatkan vaksinasi sama sekali, “Bahkan gejalanya jauh lebih ringan dibandingkan pasien yang sudah mendapatkan dua kali vaksinasi namun terpapar Covid-19,” ujarnya.
BACA JUGA: Bus Wisata yang Tewaskan 13 Orang di Bukit Bego ternyata Baru Sekali ke Mangunan
Dengan fakta vaksinasi Covid-19 dapat memperingan gejala atau dampak keparahan ketika terpapar Covid-19, kata Glory, tetap dibutuhkan untuk vaksin terlebih lansia dan yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid untuk menambah kekebalan tubuh dalam menangkal paparan Covid-19.
“Justru yang komorbid ini yang sangat diwajibkan untuk vaksin karena masuk dalam golongan rentan. Apalagi sudah lansia maka sebaiknya mendapatkan vaksinasi bahkan perlu segera mendapatkan vaksinasi booster,” katanya lagi.
Ia juga mengingatkan warga untuk tetap memperketat protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian, terutama selalu mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
Lebih lanjut Glory mengatakan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSLKC Bambanglipuro terus mengalami peningkatan. Bahkan dari 67 tempat tidur yang saat ini sudah terisi hingga 59,7 persen terhitung sejak awal bulan Februari hingga tanggal 7 Februari 2022 kemarin.
“Kalau kita banding bed occupancy ratio [BOR] pada bulan Januari 2022 hanya terisi sekitar 4,56 persen atau nyaris tidak ada pasien namun memasuk bulan Februari 2022 melonjak hingga 59,7 persen,” katanya.
Menurutnya seluruh pasien yang dirawat di RSLKC didominasi anak usia muda hingga dewasa dan semuanya bergejala mulai dari batuk, pilek, pusing dan yang paling dominan adalah nyeri pada tenggorokan atau susah telan. Jika dilihat dari gejalanya mirip dengan gejala Covid-19 varian Omicron, namun sejauh ini belum ada pernyataan resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Jadwal KRL Palur-Jogja Sabtu, 22 Agustus 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Palur hingga Stasiun Jogja.
adwal KRL Jogja-Solo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga tengah malam. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Arsenal resmi mendatangkan Ezri Konsa dari Aston Villa dengan transfer permanen. Bek Inggris itu akan mengenakan nomor punggung 15.
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.
Paus Leo memperingatkan AI tidak boleh mengurangi nilai kemanusiaan dan meminta pemimpin politik memastikan teknologi melayani kepentingan bersama.