Cetak Banyak Gol di MLSC Jogja, Khayla Ingin Tembus Timnas Indonesia
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, SLEMAN- Pendistribusian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) bagi penerima manfaat masih menunggu pencairan dana dari Pusat. Diperkirakan DD baru dicairkan antara akhir Februari hingga awal Maret mendatang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Sleman Samsul Bakri mengatakan anggaran dana desa sampai saat ini masih dalam proses pencairan. Tahun ini, alokasi dana desa untuk Sleman sebesar Rp105,1 milair. Jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar Rp5 miliar dibandingan alokasi dana desa tahun 2021 lalu.
"Tahun kemarin besaran dana desa sebesar Rp110,5 miliar. Penerimaan dana desa di masing-masing kalurahan turun antara Rp150 juta hingga Rp200 juta," katanya, Kamis (10/2/2022).
Berdasarkan Peraturan Presiden No.104/2021, sebesar 40% dana desa dialokasikan untuk penyaluran BLT bagi warga terdampak. Samsul mengatakan, DPMK sudah berkirim surat kepada BKAD Sleman terkait proses pencairan Dana Desa tersebut. Pasalnya, Sleman saat ini menerapkan PPKM level 3. "Ketika sudah cair, kalurahan harus melaksanakan semua program dana desa, termasuk penyaluran BLT," katanya.
Pencairan dana desa masih dilakukan dalam tiga termin. Besaran dana desa untuk tahap pertama dicairkan sebesar 50% dari total dana desa yang diterima. Termin kedua pencairannya sebesar 30% dan termin terakhir 20%. "Sasaran penerima BLT sudah ditetapkan oleh masing-masing kalurahan melalui Musyawarah Kalurahan Khusus BLT-DD," katanya.
BACA JUGA: Setelah Relokasi PKL, Pemkot Jogja Bakal Ubah Lagi Wajah Malioboro, Seperti Apa?
Muskalkus tersebut digelar sesuai dengan surat edaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Sleman No.412/004 tahun 2022 yang mewajibkan setiap kalurahan di Sleman untuk mengadakan Muskalkus BLT-DD.
Terpisah, Ketua Paguyuban Perangkat Desa Suryo Ndadari, Gandang Hardjanata mengatakan hingga kini pemerintah kalurahan di DIY masih menunggu pencairan Dana Desa untuk tahun ini. "Belum ada informasi kapan [DD] cair. Biasanya kalau tidak akhir Februari ya awal Maret," katanya.
Lurah Tamanmartani, Kapanewon Kalasan ini berharap agar DD bisa secepatnya cair agar penyaluran BLT DD bisa segera dilakukan. "Masing-masing kalurahan sudah menetapkan besaran BLT DD termasuk penerima manfaatnya. Yakni, 40% dari total dana desa yang diterima," kata Gandang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Hyundai membatalkan peluncuran Ioniq 3 di Australia karena biaya impor tinggi. Harga mobil listrik itu dinilai sulit bersaing.
JNE mendukung kolaborasi MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun melalui koleksi batik “Menemani” dalam menyambut Hari Batik Nasional 2026.
Kejurkab Taekwondo Kulonprogo 2026 resmi digelar di GOR SMK Negeri 2 Pengasih yang menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet muda potensial guna