Advertisement

Alert! Zona Hijau di Sleman Tinggal 6 Desa, 61 Lainnya Zona Merah

Abdul Hamied Razak
Rabu, 16 Februari 2022 - 15:57 WIB
Bhekti Suryani
Alert! Zona Hijau di Sleman Tinggal 6 Desa, 61 Lainnya Zona Merah Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Dari 86 kalurahan di Sleman, saat ini hanya tersisa enam kalurahan yang masuk zona hijau atau tidak terdapat risiko penularan Covid-19. 

Sebaliknya, sebanyak 61 desa atau kalurahan saat ini masuk zona merah atau memiliki resiko penularan tinggi Covid-19. Sebanyak empat kalurahan masuk zona oranye (penularan sedang) dan 15 kalurahan masuk zona kuning (penularan rendah).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama mengatakan sebanyak 61 kalurahan atau 70,9% masuk zona merah, 4 kalurahan (4,7%) zona oranye, 15 kalurahan (17,4%) zona kuning dan enam kalurahan (7%) masuk zona hijau. Keenam kalurahan yang masih zona hijau meliputi Bokoharjo, Gayamharjo, Sambirejo, Sumberharjo, Tambakrejo, dan Wukirharjo. 

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Jejak Bioskop Lama Jogja di Pusat PKL, Hotel, hingga Puskesmas

"Peta zonasi Covid-19 tingkat kalurahan yang dikeluarkan oleh Dinkes Sleman ini bersifat dinamis dan diterbitkan secara berkala," kata Cahya, Rabu (15/2/2022).

Peningkatan zona merah kalurahan ini terjadi, katanya, akibat peningkatan jumlah kasus harian Covid-19 yang ditemukan. Meski begitu, Cahya meminta masyarakat untuk tidak panik namun cukup meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar warga tidak terpapar Covid-19.

"Mari perketat Prokes seiring terjadinya lonjakan jumlah zona merah di Sleman dengan CITA MAS JAJAR (Cuci Tangan, Pakai Masker, Jaga Jarak Aman), Kurangi mobilitas jika tidak ada keperluan mendesak, dan hindari kerumunan," katanya.

Agar tidak terpapar Covid-19, Dinkes meminta agar masyarakat menggunakan masker dua lapis misalnya masker medis di lapisan dalam dan masker kain di lapisan terluar. Selain itu, masyarakat diminta mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan olahraga teratur untuk meningkatkan imunitas tubuh.

"Segera vaksinasi dengan dosis lengkap, jika batuk atau bersin pada siku terlipat, hindari pertemuan di tempat tertutup, dan buka jendela ruangan agar sirkulasi udara lancar," kata Cahya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

Jogjapolitan | 5 hours ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Video Asal China Melanggar Data Anak, TikTok Terancam Denda Rp439 Miliar

News
| Rabu, 28 September 2022, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement